Berita Terkini


Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2026 Dibuka Langsung Bupati Kenda

Kamis, 15 Oktober 2026 12:11:32

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas", Kamis (15/10/2026) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Acara dibuka secara langsung oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, dan dihadiri oleh Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, Forkopimda Kendal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kendal, Kepala Kantor Kemeterian Haji Kendal, Baznas Kendal, dan Ketua MUI Kendal, KH. Mustamsikin.

Acara diikuti oleh para pimpinan pondok pesantren dan ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Kendal.

Dalam acara tersebut, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, berbagai agenda kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan peringatan HSN tahun ini. Rangkaian acara dirancang agar dapat memberikan keberkahan dan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Kendal.

"Kegiatan HSN tahun ini sangat lengkap dan beragam, mulai dari berbagai perlombaan, pelayanan administrasi kependudukan, ziarah ke makam para kiai dan ulama, hingga kegiatan Halaqah dan Manakib," ujar Bupati Kendal.

Bupati Kendal menegaskan bahwa penyelenggaraan HSN bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan para ulama.

"Harapan kita bersama adalah mencetak santri-santri yang memiliki pemahaman agama yang kuat, berintegritas, tangguh, cerdas, serta berkarakter mulia. Santri-santri inilah yang kelak menjadi harapan untuk memimpin bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," tutur Bupati Kendal.

Di akhir sambutan, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para santri dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan era digitalisasi. Ia mengimbau para santri agar bijak memanfaatkan media digital untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat.

"Di era digital modern ini, perkembangan teknologi sangat cepat. Saya berharap para santri dapat memanfaatkannya untuk menimba ilmu dan kegiatan yang membawa kemanfaatan, serta jangan sampai terjerumus ke dalam hal-hal negatif," tutup Bupati Kendal sekaligus membuka acara tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari selaku ketua panitia melaporankan, berbagai kegiatan meriah telah disiapkan, mulai dari lomba keagamaan, pelayanan administrasi, ziarah, hingga jalan sehat dan upacara puncak HSN.

"Acara lomba HSN Lomba Qiraatul Kutub dan Seni Keagamaan meliputi Kitab Safinatun Najah, Safinatun Furuq, Fathul Mu'in, Nadhom Imriti, lomba pembawa acara (MC), pidato, khotbah, serta lomba hadroh atau rebana. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Tumenggung Bahurekso dan gedung DPRD Kendal diikuti oleh 468 santri dari pondok pesantren se-Kabupaten Kendal pada tanggal 15 Oktober 2026", ujar Sekda Kendal.

Kemudian, lanjut Sekda Kendal, pada tanggal 14-15 Oktober Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disdukcapil memberikan pelayanan pembuatan identitas kependudukan seperti KTP bagi para santriwati dan santri agar kejelasan kependudukan mereka terdata dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Mambaul Hikmah (Kecamatan Kaliwungu) dan Pondok Pesantren Al-Musafa (Kecamatan Ngampel).

Agus Dwi Lestari menambahkan, selain itu, Advokasi dan Edukasi Santri %u200Bkhusus bagi para santri yang digelar pada tanggal 15 Oktober 2026 bertempat di Pondok Pesantren Annur Kersan Gandon. Selanjutnya tanggal 17 Oktober dilaksanakan Manaqib Kubro doa bersama untuk keselamatan negeri yang dipimpin oleh para ulama bersama kepala OPD, ASN, dan unsur pimpinan daerah pada 17 Oktober 2026 di Masjid Agung Kendal.

"Tanggal 18 jalan sehat dan karnaval santri di halaman Stadion Utama Kebondalem Kendal, diikuti 5000 santri, Ormas, dan OPD. Tanggal 19 Oktober diisi dengan kegiatan Ziarah ke makam tokoh dan wali di Kabupaten Kendal, dan tanggal 20 Oktober Halaqah Pesantren di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal diikuti 700 orang dari Pondok pesantren," terang Sekda Kendal.

Selanjutnya untuk puncak acara tanggal 22 Oktober, kata Sekda Kendal, dilaksanakan lomba nasi tumpeng dan upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Alun-alun Kabupaten Kendal.

Sementara dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Kendal menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas alokasi anggaran dan dukungan yang diberikan untuk kepentingan pondok pesantren serta para santri pada tahun ini.

Melalui dukungan ini, lanjut Mahfud, peran santri yang selama ini mungkin belum begitu terlihat diharapkan dapat semakin nampak di tengah masyarakat. Hal tersebut juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebanggaan sebagai seorang santri.

Ketua DPRD Kendal turut berpesan kepada para santri agar tidak berkecil hati. Mengingat Kendal merupakan salah satu "lumbung santri" dan telah banyak tokoh penting yang lahir dari kalangan pesantren.

"Para santri harus terus bersemangat, banyak tokoh penting yang lahir dari pondok pesantren, dan santri diyakini mampu menjadi jawaban serta bagian penting untuk masa depan daerah dan bangsa," kata Mahfud Sodiq.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita