Kendal- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal menggelar pelatihan multimedia bagi perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan desa-desa di Kecamatan Patebon, Selasa (8/9/2026) di Ruang Ngesthi Widhi Sekretariat Daerah (Setda) Kendal.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang pekerjaan agar dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan efisien. Materi yang diberikan meliputi desain grafis, editing video, hingga penggunaan aplikasi Zoom.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfo Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang dapat diterapkan peserta dalam pekerjaan sehari-hari.
“Nantinya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi Bapak dan Ibu sekalian. Saya berharap, ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kegiatan ini dapat dipahami dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Wahyu.
Ia menilai, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat aparatur pemerintah harus mampu beradaptasi, agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kita juga harus mampu beradaptasi dan bekerja dengan cepat, efektif, dan efisien. Oleh karena itu, saya berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan Bapak dan Ibu dalam memanfaatkan teknologi digital,” tutur Plt. Kepala DiskominfoKendal.
Sementara itu, narasumber materi desain grafis, Komang Verdiansyah, menjelaskan bahwa desain memiliki peran penting dalam publikasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat. Menurutnya, desain untuk instansi pemerintah tidak hanya mengutamakan tampilan menarik, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan secara jelas dan mudah dipahami.
Pada materi editing video, narasumber Bayu Fajariyanto menjelaskan bahwa editing merupakan proses mengolah rekaman mentah menjadi video yang ringkas, menarik, dan mudah dipahami. Peserta belajar memilih bagian penting, memangkas rekaman yang tidak diperlukan, serta mengatur alur cerita.
“Intinya, editing video bukan sekadar menambahkan efek. Proses ini mengolah gambar, suara, teks, musik, dan tempo agar pesan dapat disampaikan kepada penonton secara jelas, menarik, dan efektif,” jelas Bayu.
Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan CapCut versi PC untuk mendukung proses editing. Bayu menekankan pentingnya storytelling, kualitas audio, musik yang sesuai, serta pembukaan video yang menarik.
Melalui pelatihan ini, Diskominfo Kendal berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan multimedia untuk mendukung publikasi, komunikasi, dan pelayanan informasi di lingkungan pemerintahan.
Diskominfo Kendal/Sandy