Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal bergerak cepat memberikan perhatian dan dukungan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum. Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari meninjau langsung kondisi lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban, Rabu (12/8/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan lima rumah warga ludes terbakar hingga 100 persen. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 30 persen.
Setibanya di lokasi, Bupati Kendal yang juga akrab disapa Mbak Tika melihat langsung kondisi rumah warga yang telah menjadi puing akibat kebakaran. Bupati Tika menyampaikan keprihatinan sekaligus memastikan pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini kejadian kebakaran yang terbesar. Kepada korban, saya ikut prihatin,” ujar Bupati Tika.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kendal didampingi jajaran Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, Baznas, dan PMI. Rombongan menyerahkan bantuan berupa uang tunai, kebutuhan logistik, serta sembako kepada warga yang terdampak kebakaran.
Bupati Tika mengatakan, Pemkab Kendal akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan dukungan bagi para korban, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Kami akan upayakan komunikasi dengan berbagai pihak agar bergotong royong membantu. Termasuk kita juga akan berkomunikasi dengan provinsi,” katanya.
Terkait pembangunan kembali rumah warga yang ludes terbakar, Bupati menjelaskan bahwa bantuan pembangunan rumah tidak dapat serta-merta menggunakan APBD Kabupaten Kendal karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, Pemkab Kendal akan mencari alternatif dukungan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kalau menggunakan APBD Kabupaten tidak memungkinkan karena tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Selain penanganan pascakebakaran, Bupati Tika juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang panas dan angin kencang.
“Kami mengimbau masyarakat karena saat ini cuacanya sangat panas dan anginnya juga kencang. Apalagi di wilayah sini rumah-rumahnya kayu sehingga semakin memudahkan terbakar,” ungkapnya.
Bupati juga meminta masyarakat secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal tersebut dinilai penting mengingat sejumlah peristiwa kebakaran yang terjadi belakangan ini diduga dipicu korsleting listrik.
“Nanti kami akan berusaha komunikasi dan kita rapatkan dengan OPD terkait. Mungkin nanti kita mengundang PLN untuk upaya-upaya ke depannya, bagaimana kabel-kabel yang berpotensi membahayakan bisa dirapikan dan diperbaiki,” tandasnya.
Sementara, Kepala Desa Kedungasri Heru Susanto menjelaskan, kebakaran menghanguskan lima rumah warga hingga 100 persen, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 30 persen.
“Yang hangus 100 persen ada lima rumah dan yang terdampak sekitar 30 persen ada satu rumah,” kata Heru.
Lima rumah yang ludes terbakar masing-masing milik Paimin, Komsiyah yang dihuni dua kepala keluarga bersama anaknya, Wabi, Sukirno yang rumahnya menjadi lokasi awal munculnya percikan api, serta Faizin. Sementara rumah milik Romdhon mengalami kerusakan sekitar 30 persen.
Heru mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal yang hadir langsung melalui kunjungan Bupati Kendal sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati. Alhamdulillah, selain membawa donasi, kedatangan Ibu Bupati bisa sedikit meringankan beban moral warga saya yang terkena musibah kebakaran,” tuturnya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah maupun berbagai pihak dapat terus berlanjut, khususnya untuk membantu proses pembangunan kembali rumah warga yang ludes terbakar.
“Kami berharap ke depan dinas dan instansi terkait bisa membantu membangunkan rumah yang ludes terbakar. Untuk para donatur, kami juga mengajak dan berharap ada sumbangsih,” harapnya.
Untuk memudahkan koordinasi dan pendistribusian bantuan, Pemerintah Desa Kedungasri telah menyiapkan posko bantuan di depan lokasi kejadian. Heru mengimbau masyarakat maupun para donatur yang ingin memberikan bantuan agar dapat menyalurkannya melalui posko tersebut.
“Kami sudah menyiapkan posko di depan lokasi. Seluruh bantuan bisa disalurkan ke posko sehingga bisa meringankan beban para korban,” pungkasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Pemkab Kendal juga terus mendorong koordinasi lintas sektor agar penanganan korban dapat dilakukan secara bersama-sama dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Diskominfo Kendal/Ian