Berita Terkini


Kolaborasi dengan PKBM Wiyata Mulya, Pemkab Kendal Gelar Pasar Murah

Rabu, 01 Juli 2026 13:46:55

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan berkolaborasi dengan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Wiyata Mulya Brangsong menggelar pasar murah, Rabu (1/7/2026) yang dipusatkan di PKBM Bransong Desa Brangsong, Kecamatan Brangsong.

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Kendal, Hj. Kartika Permanasari, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, Alwi, Camat Brangsong, Yunan, dan para pengurus Yayasan PKBM Wiyata Mulya, dan diikuti oleh ratusan masyarakat brangsong.

Dalam laporannya, Pengelola PKBM Wiyata Mulya, Nanik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, yang telah berkolaborasi terkait dengan kegiatan pasar murah.

Nanik mengungkapkan, ada beberapa sembako yang dijual dengan harga di bawah harga pasaran, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir.

"Untuk beras 5 kg dijual dengan harga Rp65.000, sedangkan harga umumnya sekitar Rp. 74.000, telur dijual dengan harga Rp22.000, sedangkan harga pasaran Rp. 24.000-25.000/Kg. Gula pasirnya dijual dengan harga Rp16.000, sedangkan dipasaran sekitar Rp. 18.000. Minyak Goreng dijual dengan harga Rp.15.500/liter, sedangkan diharga pasaran 17.500

Ia berharap, kerja sama ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi kepada masyarakat.

Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, bahwa kegiatan kolaborasi antara dinas pertanian dengan PKBM Wiyata Mulya ini tujuannya untuk membatu masyarakat mendapatkan sembako yang lebih terjangkau dan pengendalian harganya di pasaran.

"Ada beberapa bahan pokok yang dijual pada pasar murah ini, diantaranya beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Dengan adanya pasar murah seperti ini harapannya bisa membantu masyarakat untuk membdapatkan sembako yang lebih murah dibandingkan harga dipasaran," tutur Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.

Mbak Tika menambahkan, saat ini harga telur sedang turun, sehingga kolaborasi dengan lembaga-lembaga ini juga untuk membatu para peternak ayam petelur dalam penjualnya, karena Kabupaten Kendal ini termasuk salah satu daerah pemasok telur terbesar di Indonesia.

"Selain berkolaborasi dengan lembaga-lembaga di Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Pertanian dan Pangan akan rutin menggelar pasar murah setiap hari Jumat di alun-alun Kendal, yang tujuannya untuk mendongkrak harga telur, mengingat saat ini permintaan konsumen sedang menurun," terang Bupati Kendal.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kendal, Alwi mengatakan bahwa dalam kegiatan ini DPP Kendal menyiapkan telur sebanyak 600 Kg, minyak goreng 500 liter, dan beras 800 ton.

"Harapannya, dengan adanya pasar murah ini bisa menekan harga dipasaran dan menjualnya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan oleh Pemerintah.

Sementara itu, warga Desa Brangsong, Supami mengatakan, adanya pasar murah ini tentunya sangat bermanfaat karena warga bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

"Mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan lembaga terkait, karena saya bisa membeli beras dan telur dengan harga lebih terjangkau," ujar Suparni.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita