Berita Terkini


Pemkab Kendal Gelar Rakor Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah 2026

Rabu, 13 Mei 2026 23:09:00

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Bapperida Kabupaten Kendal menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tahun 2026 dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi dan Isu Global yang Mempengaruhi Perekonomian Kendal”, Rabu (13/5/2026) di Gedung Ngesti Widhi Setda Kendal.

 

Kegiatan ini dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kendal, Forkopimda, instansi vertikal, akademisi, serta insan media di Kabupaten Kendal.

 

Kegiatan dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kendal, Wiwit Andariyono mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal. Dalam sambutannya, Wiwit Andarioyno menegaskan, bahwa capaian ekonomi Kabupaten Kendal yang terus tumbuh tinggi harus diimbangi dengan langkah strategis dan kolaboratif, agar mampu bertahan di tengah tantangan global yang dinamis.

 

“Pertumbuhan ekonomi Kendal yang tinggi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi seluruh pihak agar target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 sebesar 8 persen dapat tercapai sesuai dengan harapan,” ujarnya Wiwit.

 

Rakor dipandu oleh Kepala Bapperida Kabupaten Kendal, Izzuddin Latif sebagai moderator. Sementara narasumber utama adalah Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kendal Ade Sandi yang memaparkan potret ekonomi Kabupaten Kendal terkini beserta berbagai tantangan global yang berpotensi mempengaruhi perekonomian daerah.

 

Dalam paparannya, Ade Sandi menyampaikan bahwa ekonomi Kabupaten Kendal tahun 2025 tumbuh sebesar 7,99 persen, tertinggi di Jawa Tengah. Dari sisi lapangan usaha, struktur ekonomi Kendal masih didominasi industri manufaktur sebesar 42,03 persen, disusul sektor pertanian 17,27 persen, perdagangan 12,04 persen, dan konstruksi 7,60 persen.

 

Ade menambahkan, Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi 56,49 persen, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 30,18 persen. Tingginya PMTB menunjukkan aktivitas investasi dan pembangunan fisik di Kabupaten Kendal terus meningkat secara signifikan.

 

Kepala BPS Kendal juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Kendal menjadi salah satu daerah dengan capaian investasi tertinggi di Jawa Tengah. Pada tahun 2024, realisasi investasi mencapai Rp14,21 triliun dan meningkat tajam pada tahun 2025 menjadi Rp15,86 triliun. Sementara hingga Triwulan I tahun 2026, nilai investasi telah mencapai Rp3,61 triliun dan menempatkan Kendal sebagai daerah dengan investasi tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Kabupaten Batang sebesar Rp3,88 triliun.

 

“Investasi yang terus meningkat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, tantangan global seperti perlambatan ekonomi dunia, geopolitik internasional, inflasi global, dan dinamika perdagangan ekspor-impor juga harus menjadi perhatian bersama,” ungkap Ade Sandi.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal perlu menyiapkan strategi yang matang dan adaptif agar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2026 dapat tercapai secara berkelanjutan dan berkualitas, termasuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat, penyerapan tenaga kerja, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Di akhir kegiatan, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kendal Ade Sandi juga melakukan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS Kabupaten Kendal akan melibatkan sebanyak 949 petugas lapangan untuk mendata seluruh aktivitas usaha di Kabupaten Kendal.

 

Ia berharap, melalui sensus tersebut akan tersedia data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

 

Kegiatan rakor ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber terkait strategi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan investasi, mitigasi dampak isu global, serta langkah konkret meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal.

 

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita