Kendal- Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK, Hari Vasektomi dan Hari Juang Kartika Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) meraih penghargaan peringkat pertama dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Senin (26/12/2022) bertempat di ruang pertemuan gedung C Setda Kabupaten Kendal.
Acara dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, drg. Widwiono, M.Kes, Perwakilan Kodim 0715 Kabupaten Kendal, perwakilan dari Asisten Pemerintahan dan Kesra Kendal, Bag Kesra Kendal, Dinas Kesehatan Kendal, Tim Penggerak PPK Kendal, dan perwakilan dari IBI Kendal.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, drg. Widwiono mengatakan, dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah hanya ada 3 peringkat terbaik yang mendapatkan penghargaan, yaitu Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Blora. “Peraih penghargaan peringkat pertama diberikan kepada Kabupaten Kendal, peringkat kedua diberikan kepada Kabupaten Pekalongan, dan peringkat ketiga diberikan kepada Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Drg. Widwiono dalam kesempatan itu juga menyampaikan, bahwa keluarga berencana itu ibarat peribahasa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Manfaat pertama, dengan tingginya capaian aseptor KB berdampak positif terhadap Penurunan angka stunting, dan dengan pengaturan jarak kehamilan memeberi kesempatan pada ibu untuk lebih fokus pada dirinya dan anak yang baru dilahirkan.
“Manfaat kedua, dapat menurunkan angka kematian ibu (AKI), dan dengan KB dapat mencegah berbagai risiko yang mungkin terjadi, diantaranya terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak anak, dan terlalu dekat jarak anak. Penggunaan alat kontrasepsi dapat menyelamatkan nyawa ibu dan bayi, memberi waktu ibu untuk memulihkan energi dan merawat keluarga,” kata drg. Widwiono.
Manfaat ketiga, kata Widwiono yaitu dapat menurunkan angka kemiskinan, karena dengan KB ibu memiliki kesempatan untuk bekerja dan membantu perekonomian secara global.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah juga meminta kepada Dinas Kesehatan, agar bisa terbuka dan memberi kemudahan pada semua pihak yang membutuhkan data balita stunting by name by adrees melalui aplikasi E-PPGBM. Menurutnya data balita stunting yang ada di aplikasi E-PPGBM itu milik semua pihak yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), baik TPPS tingkat kabupaten maupun TPPS kecamatan dan desa.
”Kita tidak perlu lagi ada kekhawatiran penyalahgunaan data, sehingga pihak-pihak yang membutuhkan data tersebut bisa lebih cepat mengakses untuk bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” tutur drg. Widwiono.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, drg. Widwiono kepada Perwakilan dari Kabupaten Kendal.
Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP2KBP2PA ) Kabupaten Kendal, Dwi Siamintarsih dalam sambutannya mengucapkan puji syukur dan terima kasih kepada semua pihak terkait yang sudah bekerja secara kolaborasi, sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal dapat meraih penghargaan terkait fasilitas kesehatan dalam pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional perwakilan Jawa Tengah.
”Alhamdulillah Kabupaten Kendal meraih peringkat pertama dari 35 kab/kota se-Jawa Tengah dengan capaian pelayanan KB MKJP yang jauh melampaui batas yang ditargetkan, yaitu hingga 418,75%. Dari 192 Aseptor yang ditargetkan secara sukarela mendatangi Faskes yang sudah ditentukan pada triwulan akhir 2022, di Kendal mencapai hingga 804 Aseptor,” kata Sekretaris DP2KBP2PA Kendal.
Penghargaan terbaik urutan kedua diraih Kabupaten Pekalongan dengan capaian pelayanan KB MKJP 385,09%, dan peringkat tiga dari Kabupaten Blora dengan capaian capaian pelayanan KB MKJP 296,45%.
Adapun penerima penghargaan kepada Fasilitas Kesehatan (Faskes) Kendal ditingkat Kabupaten Kendal, diantaranya Direktur Rumah Sakit Darul Istikomah Kaliwungu, Kepala UPTD Puskesmas Kendal 02, Kepala UPTD Puskesmas Sukorejo 01, Kepala Klinik Purnama Medika Plantungan, Praktek Mandiri Bidan Tri Setya Kaliputih Singorojo, Praktek Mandiri Bidan Azdihar Patean, dan Penyuluh Keluarga Berencana Se-Kabupaten Kendal.
Diskominfo/HR