Berita Terkini


RELOKASI PASAR WELERI 1, PEMKAB KENDAL UPAYAKAN 3 BULAN RAMPUNG DIKERJAKAN

Jumat, 12 Maret 2021 22:26:49

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melakukan sosialisasi dan pengundian kios dan los secara berkeadilan kepada para pedagang terkait relokasi Pasar Weleri 1 di terminal Bahurekso Kabupaten Kendal, Jumat (12/03/2021).

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto, B.Sc., dan turut hadir mendampingi Sekda Kendal, Moh Toha, S.T., M.Si., Staff Ahli Bupati Kendal, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kendal, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal Alfebian Yulando, dan Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Alfebian menyampaikan, kegiatan ini direncanakan untuk dilakukan pengundian kios dan los yang pertama untuk pemindahan sementara Pasar Weleri 1, namun karena masih ada pedagang yang belum mengetahui informasinya, sehingga sosialisasi kembali disampaikan.

"Hari ini akan dilakukan pengundian kios dan los relokasi Pasar Weleri secara berkeadilan, tetapi karena ada pedagang yang masih belum tahu atau kurang jelas, maka, kami meneruskan sosialisasi tersebut," ujar Alfebian.

Alfebian juga menjelaskan, pengundian berkeadilan ini, nantinya akan kita lakukan selama dua bulan setengah, dengan rincian setiap hari akan dilakukan pengundian sebanyak 50 orang karena mengingat masih dalam kondisi pandemi.

Acara juga dilanjutkan dengan dialog komunikasi dua arah antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan para pedagang. Salah satu pedagang di Pasar Weleri, Wawan dalam kesempatan itu menanyakan, mengapa relokasi harus pindah ke terminal Bahurekso. "Mengapa harus di terminal Bahurekso, kenapa tidak di lingkungan Pasar Weleri yang terbakar," tanya Wawan.

Pertanyaan itu direspon baik oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto. Ia menjelaskan jika relokasi dilakukan di sekitar Pasar Weleri tidak mampu memuat semua pedagang yang terdampak muhibah. "Jumlah pedagang yang terdampak musibah kebakaran ada sekitar 2200 pedagang, jika direlokasi di sekitaran pasar terbakar hanya mampu menampung 1000 pedagang. Namun jika direlokasi di terminal Bahurekso Kendal mampu menampung semua pedagang," tuturnya.

Ia juga menyampaikan, akan mengupayakan inovasi-inovasi untuk perputaran ekonomi di relokasi Pasar Weleri, agar sama dengan Pasar Weleri, bahkan akan lebih rame, karena akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Kendal, seperti menyiapkan tempat vaksinasi virus Covid-19 kepada masyarakat Weleri dan sekitarnya, sehingga mereka tahu bahwa relokasi Pasar Weleri ada di terminal Bahurekso.

"Saya juga meminta dukungan dari masyarakat Kendal, agar para pedagang yang belum bisa berjualan pada hari ini, insaAllah dalam waktu dekat kurang lebih 3 bulan akan bisa berjualan, karena kita upayakan pembangunan pasar sementara ini dapat segera diselesaikan," tambah Bupati Dico.

Bupati Dico juga menyampaikan, bahwa prinsipnya dari Pemerintah Daerah mengingikan cara pengundiannya dapat dilakukan secara berkeadilan. Kemudian audensi seperti ini, menurut Dico memang perlu dilakukan untuk mengetahui persoalan yang ada di lapangan.

(Dìskominfo/HR)


Indeks Berita