Kendal- Karang Taruna Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, menggelar kegiatan donor darah di balai desa setempat, Rabu (20/1/2021).
Kegiatan bekerjasama dengan palang merah Indonesia (PMI) Kendal itu tak hanya diikuti pendonor dari kalangan pemuda pemudi melainkan juga para perangkat desa dan masyarakat setempat serta alumni Semagem.
Kepala Desa Kedunggading, Budiono mengatakan, donor darah yang dilakukan Karang Taruna Desa Kedunggading, merupakan kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali. Untuk tahun 2021, donor darah dilakukan pada minggu ke tiga di bulan Januari.
"Dari donor darah ini ditargetkan terkumpul sebanyak 30 kantong darah. Anggota karang Taruna ada 25 orang, belum lagi ditambah pendonor dari perangkat desa dan masyarakat. Untuk wanita yang lagi datang bulan tidak bisa mendonorkan darahnya," terang Budiono.
Lebih lanjut Budiono mengungkapkan, kegiatan Karang Taruna Kedunggading memiliki banyak kegiatan, baik yang sifatnya kegiatan sosial dan kegiatan rutinan. Selain itu pada tahun lalu Karang Taruna di desa yang dipimpinnya juga ikut berpartisipasi dalam peringatan HUT RI dengan mengadakan lomba cerdas cermat online menerapkan protokol kesehatan.
"Cerdas cermat online untuk anak-anak SD, SMP dan SMA. Panitia lomba jemput bola ke masing-,masing dusun untuk mempersiapkan segala sesuatunya termasuk perangkatnya untuk cerdas cermat online. Finalnya di tandingkan di balai desa," terangnya.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal Alfebian Yulando mengapresiasi pelaksanaan kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Kedunggading. Mengingat saat ini berdasarkan pemeberitaan yang ada dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat banyak warga yang membatalkan untuk melakuan donor darah sehingga membuat stok darah di PMI menipis.
"Apa yang dilakukan Karang Taruna Kegunggading ini bisa diikuti oleh Karang Taruna- Karang Taruna lainya. Karena suplai darah pasti selalu dibutuhkan oleh rumah sakit-rumah sakit. Yang jadi soal di penerapan PPKM justru pendonor darah menurun," katanya.
Sebagaimana diberitakan, stok darah di PMI Kendal menipis seiring dengan adanya penerapan PPKM. Namun hal itu tidak lantas menjadi kekawatiran bagi PMI Kendal akan kekurangan stok darah berbagai golongan di tengah wabah pandemi Covid-19 ini. Pasalnya PMI Kendal proaktif dengan masyarakat dan juga mengadakan kerjasama donor darah dengan berbagai organisasi masyarakat untuk mencukupi kebutuhan akan darah di Kabupaten Kendal.(Diskominfo/AK)