Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal beserta dengan Forkopimda melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Kendal Tahun 2020, Rabu (9/12/2020).
Disampaikan oleh Sekda Kendal Moh Toha, ST. M.Si bahwa pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 ini sudah cukup baik, karena semuanya sudah mematuhi protokol kesehatan.
"Penerapan protokol kesehatan, saya lihat sudah cukup baik ya, di setiap TPS sudah ada alat cuci tangan, petugas pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, sarung tangan, dan masyarakatnya juga memakai masker, serta tidak ada pemilih yang berkerumun," ujar Sekda Kendal saat monitoring di TPS 6 Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh.
Terkait dengan warga yang diisolasi mandiri, Sekda Moh Toha mengatakan, mereka tetap dapat mencoblos di TPSnya masing-masing. "Untuk warga yang diisolasi mandiri tadi di TPS Brangsong disepakati mereka tetap mencoblos, namun diakhir waktu mendekati jam 13.00," terang Sekda Kendal.
Sekda Kendal juga mengungkapkan, partisipasi masyarakat yang datang ke TPS sekitar 80-85 persen. "Partisipasi masyarakat sekitar 80 persen, dan maksimal 85 persen, dilihat partisipasinya masih baik pada Pilihan Legislatif kemarin," tutur Sekda Kendal Moh Toha.
Selain itu, Kapolres Kendal AKBP. Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengatakan, situasi sampai saat ini berjalan dengan baik, dan aman. "Situasi berjalan dengan lancar, namun tadi ada dua TPS di Keluarahan Bandengan yang terkena rob," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama - sama menjaga kondusifitas pelaksanaan Pilkada agar aman, lancar, damai dan sehat.
Sementara Ketua KPPS 6 Desa Pucangrejo, Sudarsono mengatakan, jumlah DPT ada 352 orang, namun yang tidak bisa mengunakan hak suaranya ada sekitar 58 orang karena berada di luar negeri, dan yang sudah datang mengunakan hak suaranya sudah ada 248.
(Diskominfo/HR)