Kendal – Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal melakukan Sosialisasi kepada seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah terkait agenda pada bulan September 2020 dalam mensukseskan Sensus Penduduk (SP), Kamis (27/8/2020).
Sosialisasi dilakukan secara Daring dengan menjelaskan mekanisme petugas yang akan melakukan kunjungan kerumah, termasuk poin yang nantinya akan disensus.
Kepala BPS Kendal Ummi Hastuti menjelaskan, pada Sensus Penduduk online pencapain telah menyentuh angka 14 persen, untuk mencapai 100 persen Sensus Penduduk BPS telah menyiapkan 918 petugas yang akan mensensus secara langsung.
“Waktu Sensus Online kita telah mencapai 14 persen, saat ini kita untuk mensukseskan 100 persen sudah kita siapkan 918 petugas yang akan turun secara door to door,” jelas Ummi Hastuti.
Adapun dari 918 petugas tersebut terdiri dari 66 Koordinator Sensus Kecamatan dan 852 sebagai Petugas Sensus. Waktu pelaksanaan berlangsung selama 15 hari yang akan dimulai sejak tanggal 1 September hingga 15 September.
Ummi Hastuti menambahkan setidaknya setiap petugas mengampu 10 Rukun Tetangga (RT) atau ditargetkan selama 15 hari mampu mensensus 400 hingga 450 KK.
Sementara itu dalam mensukseskan Sensus Penduduk bulan September, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal turut memberikan kontribusi dibidang publikasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal Wiwit Andariyono,S.STP menjelaskan Diskminfo akan membantu publikasi melalui media sosial, Video Tron Termasuk mengikuti monitoring pemantauan bersama BPS dan Dukcapil serta Dispermasdes.
“Sebelumnya kita selalu mendukung bersama BPS dalam mensukseskan Sensus Penduduk, sebelum adanya pandemic kita sudah ikutkan kegiatan yang ada di Kendal seperti ngopi bareng dan car free day. Hari ini kita juga mendukung kegiatan BPS pada Sensus bulan September dengan publikasi termasuk ikut monitoring,” terang Wiwit Andariyono.
Disisi lain untuk menjaga keamanan dalam bertugas melakukan Sensus Penduduk, Seluruh petugas telah dilakukan rapid test dan dibekali dengan menggunakan masker, face shield, penggunaan sarung tangan termasuk membawa hand sanitizer. (Diskominfo/AK)