Kendal- Pandemi virus Covid-19 (corona) yang saat ini telah melanda dunia hampir disemua negara mengalami darurat kesehatan, sehingga berdapak kepada kesemua sektor, salah satunya termasuk sektor pendidikan, maka dari itu dibutuhkan kreatifitas dan inovasi dalam proses belajar dan mengajar. Sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal melaunching Program Kendal Pintar Berbagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal bersama guru-guru di Kabupaten Kendal dengan cara melakukan Video Converence (Vicon) Live streaming Youtube., Kamis (23/4/2020) bertempat di Ruang Kerja Bupati Kendal, Jawa Tengah.
Dalam Vicon tersebut menyambungkan Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi beserta dengan jajaran dengan Koordinator Tanoto Foundation Wilayah Jawa Tengah, Dr. Nurkholis,M.M., Teacher School Training Specialist PINTAR Tanoto Foundation Jawa Tengah, Seno Muhammad Daud, koordinator daerah, koordinator wilayah kecamatan, dan para kepala sekolah swasta dan negeri di Kabupaten Kendal.
Kepala Disdikbud Kendal Wahyu Yusuf Ahmadi, S.STP, M.Si menjelaskan, bahwa mau tidak mau dalam kondisi pandemic ini, pendidik harus terus berkreasi, dan kreatif dalam hal untuk menemukan metode ataupun cara dalam menyiasati kondisi ini.
“Maksud dari penyediaan laman ini adalah menyediakan akses-akses dalam praktik yang baik dalam pembelajaran jarak jauh, sebagai pedoman dalam pembelajaran yang bisa diterapkan selama masa darurat covid 19. Maupun setelahnya,” ungkap Wahyu.
Koordinator Provinsi Tanoto Foundation Jawa Tengah, Dr. Nurkolis, MM menyampaikan update hasil kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Tanoto Foundation khususunya update menaggapi darut covid 19. Nurkolis menjelaskan bahwa saat ini semua pihak dipaksa untuk belajar dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah. Maka, Tanoto Foundation segera melaksanakan aksi cepat yaitu memberikan materi pelatihan dan pendampingan secara online.
“Maka langkah kami segera melakukan TOT untuk penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh secara online. Kemudian pendampingan guru dan kepala sekolah secara online, Pelaporan kegiatan berbasis online, Pendampingan KKG dan MGMP berbasis online, Ini semua dapat dimanfaatkan dalam masa darurat maupun setelahnya,” jelas doctor manajemen ini.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Mirna menyampaikan terima kasih kepada Tanoto Foundation dan para kepala sekolah serta semua pihak terkait atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini.
Bupati Mirna menjelaskan, program ini bisa menjadi ruang untuk guru untuk saling berbagi semangat positif strategi pembelajaran yang kreatif sehingga guru tetap dapat melakukan proses pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan, sambil membantu sesama yang beradaptasi dalam situasi pandemi virus corona ini
Menurut Bupati Mirna sistem pembelajaran ini sudah tidak asing lagi buat anak-anak walau mungkin diawal mereka harus beradapsasi. Namun saat ini yang menjadi persoalan adalah kejenuhan anak merindukan sekolah, biasanya anak-anak sedikit malas bersekolah namun denga wabah virus ini menjadikan anak-anak merindukan sekolahannya. “Harapan saya, kita semua mampu hadir di sana membuat mereka nyaman untuk tetap belajar meski tanpa bertemu dengan sesama teman sekolahnya,” ujarnya.
Bupati Kendal tersebut juga mendorong seluruh Bapak/Ibu guru dan komunitas penggerak pendidikan uuntuk berkolaborasidalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh ini melalui kendalpintarberbagi di Website disdikbud.kendalkab.go.id/pintarberbagi. Ia berharap dengan adanya website ini dapat memberikan informasi seputar jadwal kegiatan berbagi dan belajar bersama secara Daring oleh komunitas dan rekan guru sejawat yang ditujukan bagi rekan guru yang lain serta bagi para murid, agar dapat meningkatkan kemampuanya seputar pembelajaranjarak jauh.
“Saya berharap kita mampu menciptakan ruang interaksi kolaborasi dan kreatifitas bersama seluruh pengajar di Kabupaten Kendal ini. Saya juga meminta dan berharap kepada seluruh masyarakat Kendal khususnya Bapak /Ibu guru semua untuk memperhatikan beberapa hal dalam upaya pencegahan dan penanganan virus corona. Mari menjaga kesehatan dan mengantisipasi bagi yang memiliki anak - anak kecil, bila memungkinkan diajak bermain dan berdoa dirumah saja,” tutur Bupati Mirna.
Bupati Mirna Annisa berpesan kepada para guru di Kabupaten Kendal, “yang paling utama saat ini kita memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa membangun karakter terutama di lingkungan keluarga, dan diharapkan Bapak/Ibu guru semua mampu menyampaikan kepada orang tua murid, bahwa mereka harus memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya, sehingga bisa menjadi teman, pendidik dan sekaligus sebagai sahabat bagi anak-anaknya”.
(Diskominfo/HR)