Kendal- Rapat Koordinasi Masalah Stategis dan Aktual terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kendal. Hal itu mengingat pentingnya kegiatan tersebut sebagai salah satu sarana komunikasi antara RT/RW dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Dalam setiap rapat tersebut, selalu diadakan komunikasi dua arah, untuk mendengar keluhan, dan persoalan yang terjadi saat ini di lingkungannya masing-masing. Selain itu, juga untuk menerima usulan dan aspirasi dari para Ketua RT/RW disetiap kecamatan di Kabupaten Kendal.
Pada hari ini Rabu (11/03/2020) Rakor Strategis dan Aktual dilakukan di Kecamatan Singorojo tepatnya dilaksankan di Lapangan Desa Ngarianak, dan dihadiri oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Sekda Kendal, Moh Toha, S.T., M.Si., beserta para Kepala OPD terkait. Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Singorojo, Sucipto beserta Forkopimcam dan para Kepala Desa di Kecamatan Singorojo, serta diikuti oleh ratusan RT/RW di Kecamatan Singorojo.
Bupati Mirna dalam acara itu menyampaikan terima kasih kepada kepada RT/RW yang selalu tetap semangat hadir pada kegiatan-kegitan baik seperti ini.”Saya ucapkan terima kasih kepada panjengan semua karena sudah ikut serta membangun Kabupaten Kendal. Saya juga bangga karena saat ini RT/RW di Kabupaten Kendal sudah berseragam dengan gambar garuda didada, itu sebagai lambang bersatu demi sebuah kebaikan untuk Indonesia, terutama untuk Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Saat memasuki sesi dialog Ketua RT dari Desa Banyuringin, Ainurohim menyampaikan bahwa arah jalan menuju Desa Banyuringin banyak pohon melengkung sehingga akan membahayakan para pengguna jalan, ia meminta bantuan kepada Pemkab Kendal untuk menertibkan pohon-pohon tersebut. Dirinya juga menanyakan terkait PKH yang tidak tepat sasaran apakah bisa untuk didata ulang?.
Selain Ainurohim, Ketua RT dari Desa Kertosari meminta kepada Bupati Mirna agar bisa membeton akses jalan untuk pertanian dan penambahan penerangan jalan umum menuju ke desanya. Ketua RT dari Trayu, Rusmanto menanyakan pengelolaan Wisata Gowa Kiskenda itu milik perhutani atau milik desa.
Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., merespon dengan baik pertanyaan yang disampaikan oleh para RT/RW. Ia menjawab terkait dengan pohon melengkung yang bisa membahayakan pengguna jalan, akan segera dirapikan, dan untuk masalah pariwisata nanti bisa dikerjasamakan dengan pihak perhutani, sehingga tidak perlu dijadikan persoalan karena akan dibantu komunikasi oleh Camat Singorojo, dan dalam waktu satu Minggu hasilnya akan disampaikan.
“Terkait dengan PKH, pada akhir tahun 2019 saya sudah mengeluarkan surat edaran yang bunyinya bahwa RT/RW wajib terlibat dalam mendata masyarakat yang akan menerima bantuan sosial. Pertanyaan apakah bisa dirubah ketika salah sasaran? jawabannya sangat bisa, yaitu peran RT/RW untuk dapat mendata kembali warga yang benar-benar berhak menerima bantuan,” tutur Bupati Mirna Annisa.
Bupati Kendal juga menjawab tentang permintaan pembangunan akses jalan pertanian, Ia menyampaikan bahwa terkait pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kendal agar pihak desa segera berkoordinasi dengan camat untuk dikomunikasikan dengan Kepala Dinas PUPR, karena perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Kendal yang tinggal sedikit lagi akan diselesaikan pada tahun 2020 ini.
(Diskominfo/HR)