Kendal- Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., menghadiri acara Pembukaan Konferensi Wilayah XVI IPNU dan XV IPPNU Provinsi Jawa Tengah, Jumat malam (13/12/2019) bertempat di Pondok Pesantren Al Fatdllu 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Alfatdlu Kaliwungu, Dimyati Rois, Menteri Desa PDT, Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Si., Pengurus NU Jateng H. Muzamil, Anggota DPR RI, Alamudin Dimyati Rois yang juga Pengasuh Ponpes Al Fadllu 2, IPNU Pusat, Forkopimda Jawa Tengah, Forkopimda Kendal, dan Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun.
Pada pembukaan itu, Bupati Mirna diberi piagam penghargaan oleh Ketua IPPNU Sri Nur Aningsih sebagai tuan rumah atas diselenggarakannya acara tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua PW IPNU Jateng, Ferial Farkhan Ibnu Akhmad menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Fadllu 2 Kendal yang telah ikut serta berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ferial menjelaskan, bahwa sudah genap 3 tahun setelah PW IPNU dan IPPNU Jateng melaksanakan Konfrerwil di Kabupaten Cilacap pada tahun 2016 lalu. "Tiga tahun sudah kita mengemban amanah yang telah diberikan, kini telah tiba saatnya kita melaksanakan amanah itu kembali. Semua ikhtiar sudah kita lakukan, khusunya berfokus pada kaderisasi di sekolah negeri, dan yang kita gencarkan adalah program-program digitalisasi untuk mencapai cita-cita organisasi," ujarnya.
"Acara musyawarah ini sebagai musyawarah tertinggi IPNU-IPPNU Jawa Tengah, kita mempunyai gagasan-gagasan yang harus dibahas pada forum ini dengan harapan akan menjadi pijakan ke depan dalam melaksanakan organisasi dan kaderisasi. Semoga kepemimpinan IPNU - IPPNU akan lebih baik lagi," tambah Ferial.
Sementara itu, Ketua IPPNU Jateng, Sri Nur Ainingsih pada kesempatan itu mengajak seluruh generasi muda para pelajar untuk menyatukan energi positif, menjadi pemuda yang lebih baik lagi, dan menjadikan para pelajar lebih kreatif, inovatif dan inspiratif, karena dengan generasi mudah inilah Indonesia akan lebih baik.
(Diskominfo/HR)