Berita Terkini


PEMBINAAN KARAKTER KEBANGSAAN UNTUK PERANGI FAHAM RADIKALIS DAN TERORISME

Selasa, 10 Desember 2019 15:20:52

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal terus bergerak melakukan pembinaan karakter Kebangsaan kepada RT/RW di kecamatan Se-Kabupaten Kendal. Pada hari ini, Selasa (10/12/2019) dilakukan di Kecamatan Kaliwungu Selatan bertempat di Balai Desa Protomulyo Kabupaten Kendal, yang mana merupakan pembinaan untuk yang ke-19 kalinya.

Hal itu dilakukan sebagai wujud Pemerintah Kabupaten Kendal mendukung program-program dari Pemerintah pusat, salah satunya untuk ikut serta memerangi aliran-aliran faham radikalisme dan terorisme yang akan membahayakan negara Indonesia tercinta.

Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., yang selalu hadir dalam kesempatan tersebut menunjukan semangat Pemerintah Kabupaten Kendal dan menunjukan pentingnya meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari RT/RW se-Kecamatan Kaliwungu Selatan itu, juga dihadiri oleh Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mappaita, S.H., sekaligus memberikan pemaparan terkait radikalisme dan terorisme. Kemudian turut hadir, Kepala OPD terkait, camat dan Forkopimcam Kaliwungu Selatan, serta Penjabat Desa dan Kepala Desa se-Kecamata Kaliwungu Selatan.

Dalam kesempatan itu, AKBP Hamka Mappaita mengatakan, bahwa radikalisme adalah suatu faham kekerasan mutlak yang dipaksakan oleh seseorang untuk melawan akidah dan ketentuan yang sudah ada saat ini. Mempunyai ciri-ciri bersifat tertutup dan sudah tidak mau lagi bersosialisasi dengan masyarakat dan sudah tidak jelas lagi kegiatannya.

Lanjut Kapolres Kendal, "maka dari itu, peran RT/RW untuk bisa mendata dan melaporkannya kepada pihak yang berwajib, bisa ke Polisi, TNI, maupun di kecamatan setempat. Hal inilah salah satu wujud rasa cinta kita terhadap bangsa dan negara, karena kita tidak mau terjadi sesuatu hal buruk terhadap negara kita, seperti adanya bom bunuh diri dan lain sebagainya yang intinya mengancam kedaulatan NKRI".

Kapolres Hamka juga mengatakan, bahwa di Kabupaten Kendal ada beberapa catatan nama orang sebagai bibit-bibit embrio paham radikalis dan teroris, sehingga harus diawasi bersama-sama. "Dalam pantauan kami ada beberapa nama yang sudah menjadi embrio dari faham tersebut, maka harus kita awasi bersama-sama, khususnya RT/RW yang banyak memiliki peran yang sangat luar biasa dalam menjaga keamanan di lingkungannya, agar faham radikal dan terorisme ini tidak bisa berkembang di negara kita, khususnya di Kabupaten Kendal," tuturnya.

Mengingat begitu pentingnya peran RT/RW di masyarakat pada setiap kegitan, Bupati Mirna selalu mengajak peserta berdiskusi tentang kondisi dan permasalahan yang terjadi dilingkungannya masing-masing.

Dalam diskusi Kundori ketua RT/RW 01 Protomulyo menyampaikan tentang seringnya banjir bandang yang terjadi di karenakan pendangkalan sungai kali lanang di Dusun Protomulyo Wetan, ia meminta kepada bupati untuk membantu normalisasi sungai tersebut. Selain itu, juga ada Fahmi ketua RT di Desa Protomulyo menyoroti berita banyak muncul aliran faham radikalisme, apa yang harus diperbuat agar tidak berkembang di Kabupaten kendal. Kemudian ada yang menyampaikan terkait dengan kesejahteraan RT/RW, dan meminta menebang pohon yang sudah rapuh dikarenakan tingginya sudah melampaui ting listrik, ditakutkan akan roboh mengingat sudah memasuki musim hujan.

Sementara itu, Bupati Mirna sangat merespon positif hal-hal yang disampaikan oleh RT/RW. Dirinya menanggapi satu persatu apa yang menjadi persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

Terkait persoalan normalisasi, Bupati Mirna mengatakan, proposal suratnya sudah sampai, dan akan ditindaklanjuti pada Minggu depan. Terkait dengan munculnya faham radikalis dan teroris, yang harus di lakukan oleh RT/RW adalah peduli, rukun terhadap tetangganya masing-masing, jika ada hal yang mencurigakan secepatnya di didata dan dilaporkan. Kemudian terkait dengan memasuki musim penghujan, khawatir akan pohon tumbang, bupati meminta kepada Damkar dan Satpol PP pada hari ini juga pohon tersebut akan di tebang.

Menanggapi tentang kesejahteraan RT/RW Bupati Mirna menyampaikan bahwa sebenarnya dari sudah diberikan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) namun hal itu apakah sudah disampaikan atau belum disampaikan oleh pihak desa walau nilainya tidak terlalu besar. Ia juga mengatakan yang lalu biar berlalu, Pemerintah Kabupaten Kendal terus berusaha untuk terus memperjuangan kesejahteraan RT/RW, dan alhamdullilah saat ini anggarannya sudah digedok oleh DPRD sebesar sebesar Rp 8 miliar yang dititipkan melalui ADD pada tahun 2020.

"Pemerintah adalah sahabat panjengan semua, jadi panjengan harus juga ikut  mengawal dan memonitoring anggaran tesebut untuk kesejahteraan  masyarakat. Selain itu, Pemerintah Desa juga harus membuat Bumdes, karena berapa persennya itu hasilnya sah untuk masyarakat yang ikut mengelolanya," pinta Bupati Mirna.

Bupati Mirna berpesan agar RT/RW tetap menjaga kekompakan dan kerukunannya, menjaga komunikasi yang baik antar sesama RT/RW dan masyarakat. "Semoga dengan adanya kegiatan ini kita semua akan menjadi pelopor untuk kesejahteraan RT/RW," harapnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan seragam RT/RW secara simbolis yang diberikan langsung oleh Bupati Kendal.

 

(Diskominfo/HR)


Indeks Berita