Berita Terkini


PRODUKSI MINYAK ATSIRI KENDAL SEMAKIN MENINGKAT

Rabu, 04 Desember 2019 22:52:36

Kendal - Pontesi pohon cengkeh dan sereh yang berada di Kecamatan Sukorejo dan Patean Kabupaten Kendal menjadikan dua kecamatan tersebut sebagai wilayah penghasil minyak atsiri.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kendal telah menetapkan wilayah itu sebagai tempat untuk pengolahan yang menghasilkan minyak atsiri, sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk barang mentah saja namun dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai jual tinggi

Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas yang diburu oleh masyarakat seluruh dunia, karena bahan yang dibuat dari daun cengkeh dan sereh itu merupakan salah satu bahan yang juga dapat dijadikan parfum dan produk kosmetik.

Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., menyampaikan bahwa atsiri adalah salah satu barang yang diburu seluruh dunia, karena pasarnya tersebar hampir seluruh dunia. "Pasar untuk minyak atsiri sangat besar, sehingga kebutuhan minyak atsiri cukup banyak," tuturnya pada acara penyerahan bantuan Program Desa Sejahtera Astra di Desa Ngargosari, Sukorejo, Rabu (4/12/2019).

Bupati Mirna mengatakan, penetapan tersebut dilakukan setelah dirinya berdiskusi bersama pengusaha minyak atsiri asal Kendal, Khafidz Nasrullah. Sehingga dapat diketahui bahwa daun pohon cengkeh dapat bisa menjadi minyak atsiri.

"Dengan demikian, masyarakat di dua kecamatan tersebut dapat diberdayakan, tidak hanya untuk memetik cengkeh saja, tetapi juga ikut serta membuat minyak atsiri, sehingga produksi minyak atsiri juga ikut meningkat" ujar Bupati Kendal tersebut.

Bupati mengungkapkan, bantuan yang diberikan oleh Astra ini merupakan usaha dari mas Khafidz. Ia berharap masyarakat tidak hanya mengolah saja namun juga harus melestarikan pohon cengkeh agar dapat trus menerus diolah menjadi minyak atsiri.

Sementara itu, Deputy Head of Environment and Social Responsibility Division PT Astra International, Diah Suran Febrianti mengatakan, "Kendal menjadi kabupaten pertama yang kami beri bantuan peningkatan kesejahteraan desa melalui kewirausahaan di bidang minyak atsiri".

Lanjut Diah, "bantuan kami berikan kepada 10 desa yang berada di Kecamatan Patean dan Sukorejo, berupa pembuatan rumah pengolahan minyak atsiri dan gudang penyimpanan".

Diah Suran Febrianti juga berharap, dengan pengembangan pengolahan minyak atsiri ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani cengkeh dan sereh di Kabupaten Kendal.

Turut hadir dalam acara tersebut Bahartani Lamakampali, S.E., M.T., Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinngal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

 

(Diskominfo/HR)


Indeks Berita