Berita Terkini


DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KENDAL SURPLUS BERAS 24,428 TON

Kamis, 28 November 2019 13:41:45

KENDAL - Dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan atau World food storage pada 2045, seluruh wilayah Indonesia menggenjot swasembada pangan terutama beras serta diversifikasi pangan. Pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia tersebut, Indonesia diharapkan mencapai puncak kejayaan di berbagai bidang, termasuk sektor pertanian sehingga layak disebut era Indonesia emas.

Tekad bangsa  Indonesia tersebut terbukti dengan tercukupinya kebutuhan bawang merah, padi dan cabai dalam negeri lantaran tingkat produksi  telah melampaui tingkat konsumsi pada 2019. Sebagai salah satu daerah di Jawa Tengah yang mengalami surplus beras 1,72 juta ton, Kabupaten Kendal mencapai surplus 24.428 ton sampai akhir Oktober 2019. Total ketersediaan bersih beras di Kabupaten Kendal mencapai 115.896 ton dan konsumsi beras pada 91.468 ton.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Moh. Toha, ST, M.Si., saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan, Kamis Di Ruang Pertemuan Rumah Makan Aldila yang dihadiri seluruh stake holder terkait.

Disampaikannya, peran Dewan Ketahanan Pangan Kendal adalah meningkatkan sinergitas antar instansi khususnya dalam merumuskan, melaksanakan kebijakan dan program pangan, serta dukungan dari pihak swasta dan masyarakat untuk berpastisipasi aktif dalam mengimplementasikan kebijakan dan program nasional. Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, bahwa penyelenggaraan pembangunan ketahanan pangan tidak hanya membangun “ketahanan pangan”, tetapi harus dilandasi oleh kemandirian dan kedaulatan pangan sebagai rohnya.

"Untuk mewujudkan hal itu, Pemerintah Daerah memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan baik dalam hal menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan bagi keseluruhan subsistem pangan, yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan dan gizi," bebernya.

Melalui Rapat Koordinasi ini, diharapkan mampu mengatasi  berbagai permasalahan serta untuk menyamakan visi dan persepsi dalam merumuskan kebijakan pembangunan ketahanan pangan di  Kabupaten Kendal sebagaimana misi Kabupaten Kendal pada RPJMD Tahun 2016-2021 pada poin 6 (enam) adalah ”Memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan potensi pertanian, perikanan dan sumberdaya alam lainnya".

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kendal, Ir. Tjipto Wahjono menyambung, pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia, oleh sebab itu tuntutan pemenuhan pangan merupakan pemenuhan hak asasi setiap individu. 

"Selain itu, pangan sangat menentukan kualitas  sumber daya manusia yang juga menentukan kualitas suatu bangsa. Oleh sebab itu, kita tentu sepakat masalah pangan merupakan hal sangat prioritas untuk kita tangani," tambahnya. ( Kominfo / heDJ )


Indeks Berita