Berita Terkini


TINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT, KADER KESEHATAN STBM DIBINA

Kamis, 17 Oktober 2019 13:30:41

KENDAL - Untuk meningkatkan pembinaan kesehatan masyarakat, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM menjadi acuan nasional untuk program sanitasi berbasis masyarakat sejak lahirnya Kepmenkes No 852/Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Muhamad Nursidik, SH., SKM., M.Kes Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, saat memberikan arahan pada pembukaan Kegiatan Orientasi Natural Leader Menuju STBM Berkelanjutan, Kamis (17/10/2019) di Ruang Merak, Agrowisata Tirto Arum Kendal mengatakan, para natural leader yang terpilih harus mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya 5 pilar STBM yakni Tidak buang air besar disembarang tempat, kedua Mencuci tangan dengan sabun dan dengan air yang mengalir, ketiga mengelola air minum rumah tangga, keempat, Mengola sampah rumah tangga, kelima, Mengolah limbah cair rumah tangga.

"Kita berharap warga masyarakat mampu memahami pentingnya membiasakan pola hidup bersih dan sehat setiap hari. Inilah pentingnya peran para natural leader sebagai kader pemicu perilaku hidup sehat," ucapnya.

Menurutnya tujuan kegiatan tersebut adalah kegiatan itu adalah sebagai motivasi para kader kesehatan ( natural leader ) untuk mendorong pemahaman masyarakat tentang kebutuhan hidup bersih, perilaku higenis dan sanitasi yang sehat, terkait dengan lima pilar STBM.

Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut sebagai ajang untuk sharing pengalaman, diskusi sehingga menambah wawasan dan dapat dikembangkan dalam pelaksanaan program STBM di desa/kelurahan masing-masing.

"Ini bagian dari upaya untuk meningkatkan kemitraan antara masyarakat, swasta dan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bersih dan sehat," ungkapnya.

Sementara, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Casaeri, SKM.,M.Kes, menambahkan, untuk melaksanakan Pilar-pilar STBM di desa/kelurahan harus ada yang mengajak, menggerakan dan memotivasi masyarakat agar kegiatan dapat berjalan berkesinambungan dan berkelanjutan. 

"Natural Leader adalah seseorang yang menggunakan kemampuannya, sikapnya, nalurinya, dan ciri-ciri kepribadiannya yang mampu menciptakan suatu keadaan, sehingga orang lain yang dipimpinnya dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan," jelasnya.

Diketahui, peserta kegiatan orientasi diikuti oleh 30 orang dari 30 Puskesmas di Kabupaten Kendal. Setiap Puskesmas diwakili du desa / kelurahan. ( Kominfo / heDJ ) 






Indeks Berita