Berita Terkini


BUPATI KENDAL RESMIKAN DERMAGA PERNIAGAAN DI PELABUHAN TANJUNG KENDAL

Rabu, 16 Oktober 2019 15:34:49

Kendal- Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., meresmikan Dermaga Perniagaan di Pelabubuhan Tanjung Kendal, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019). Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Kendal, H. Moh Toha, S.T., M.Si, Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang, Ahmad Wahid, dan Kepala Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Satriyo Hidayat.

Nampak hadir juga, Wadir Polairut Polda Jateng, AKBP Ferry Sandy Sitepu, dan Perwakilan dari Pangkalan TNI AL, para Kelapa OPD terkait, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda Kendal, Forkopimda, Ketua DPRD Kendal H. Mauhammad Makmun beserta anggota, dan para Asosiasi Pelabuhan.

Dalam sambutannya Kepala Kantor KSOP Ahmad Wahid menyampaikan, Dermaga Kendal sebenarnya inginkan dioperasikan pada tahun 2017, akan tetapi statusnya masih dibawa Wilayah Tanjung Mas Semarang, namun dengan adanya perubahan struktur penggunaan pelabuhan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No. 432 pelabuhan Kendal ini menjadi Rencana Induk Pelabuhan Nasional, yang mana untuk izin operasionalnya melalui Gubernur, dan baru keluar pada 4 September 2019.

Ahmad Wahid menambahkan, dikeluarkanya izin dari Gubernur Jateng, dirinya langsung mengoordinasikan dengan Kadishub Perhubungan Provinsi Jateng dan Asisten Perekonomian Sekda Jateng, juga kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, dan akhirnya semua sepakat untuk mengoperasikan Dermaga Perniagaan di Pelabuhan Kabupaten Kendal.

“Kami juga menyampaikan, sesuai dengan arahan Gubernur Jateng melalui Asisten Perekonomian Sekda Jateng, bahwa Pelabuhan Kendal ini akan dikembangkan menjadi Pelabuhan Internasional, diamana di Kendal ini sudah ada kawasan industri yang akan berubah menjadi kawasan ekonomi. Maka dari itu, Pelabuhan Kendal ini potensinya sangat luar biasa,” kata Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang tersebut.

Sementara Kadishub Jateng, Ir. Satriyo mengatakan, pembangunan Pelabuhan Kendal dimulai sejak tahun 2004 atas kerjasama Pemerintah Pusat, Jateng dan Kendal, dan ia merasa bangga karena tiga bupati di Kendal sangat konsisten untuk mengembangkan Pelabuhan Kendal.

Satriyo menerangkan, pada waktu itu, untuk mengembangkan pelabuhan ada tiga pilihan, yaitu di Jepara, Semarang dan di Kendal, namun keistimewaan yang ada di Kendal adalah dibelakang pelabuhan ada tanah kosong dan luas, sehingga bisa dijadikan intelligenceindustri, yang akhirnya memilih di Kabupaten Kendal.

Ia berharap dengan peresmian ini bisa menjadikan Pelabuhan Kendal menjadi lebih besar. “Harapan saya dengan peresmian ini, mampu membuat heboh emosi kita untuk terus mendorong pemerintah mewujudkan pelabuhan yang lebih besar di Pelabuhan Kendal ini,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Mirna mengatakan, mudah-mudahan dengan adanya Pelabuhan Tanjung Kendal ini bisa membawa satu iklim yang baik mampu meningkatkan pertumbuhkan ekonomi seperti apa yang diinginkan oleh para pimpinan negara, yaitu untuk membawa kemajuan Indonesia terutama di Jawa Tengah.

Bupati Kendal tersebut juga mengatakan, dirinya mempunyai harapan besar dengan adanya Pelabuhan Tanjung Kendal yang sudah beroperasional, terutama setelah peresmian Dermaga Perniagaan. “Setelah peresmian ini memang benar-benar ada langkah konkret yang terus dilakukan oleh pemerintah, baik itu Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat, agar tidak hanya diresmikan secara slogan saja, tetapi kemanfaatannya harus benar-benar maksimal bukan untuk satu kepentingan namun untuk kepentingan bersama, terutama untuk mensejahterakan masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kendal,” tuturnya.

Bupati Mirna mengungkapkan tentang support  Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap adanya Pelabuhan Tanjung Kendal sangatlah tinggi, dan harapannya akan berdampak positif yaitu mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal

Diakhir acara, Bupati Mirna meresmikan Dermaga Perniagaan dengan menyiramkan air di dalam kendi ketempat penyandaran kapal.

(Diskominfo Kendal)


Indeks Berita