Berita Terkini


SEKDA KENDAL : PENGELOLAAN SAMPAH HARUS DIRUBAH DARI SUMBERNYA

Rabu, 16 Oktober 2019 14:07:34

 

Kendal ~  Maindset atau pola pikir tentang pengelolaan sampah harus dirubah dari sumbernya. Saat ini, masyarakat terbiasa memproduksi sampah dan hanya  membuang saja ke tempat sampah tanpa dibarengi pengelolaan dan solusi upaya meminimalisir dampaknya. Harapan itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Moh Toha, Rabu, (16/10) pada Rapat Koordinasi bersama Dewan Riset Daerah  Kabupaten Kendal di Sae Inn Hotel Kendal.

Dikatakan, sampah menjadi masalah yang menumpuk selama bertahun-tahun secara nasional termasuk di wilayah kabupaten Kendal. Masyarakat memproduksi sampah dan hanya membuangnya ke tempat pembuangan tanpa dibarengi dengan pengelolaan yang baik. Setiap hari masyarakat Kabupaten Kendal menghasilkan sampah sebanyak 1500 Kubik per hari sehingga membutuhkan tempat pembuangan sampah yang cukup luas selain TPA di desa Darupono kecamatan Kaliwungu Selatan.

Sementara itu, 1 dari 2 Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) yang ada di Kabupaten Kendal yaitu TPA di Desa Pagergunung kecamatan Pageruyung kini telah ditutup karena permintaan warga. Oleh karena itu, harus ada solusi mengatasi masalah sampah. Salah satunya adalah dengan merubah mindset atau pola pikir pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya. Perubahan pengelolaan sampah ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang terus menggunung.

Sekda Moh Toha menjelaskan, menurut ketentuan, desa diperbolehkan membangun infrastruktur. Oleh karena itu, untuk menampung sampah-sampah di desa-desa, desa dapat melakukan pengelolaan sampah dengan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat. Dengan melibatkan warga, sampah dapat dipilah dan diolah. Sampah plastic untuk bahan ketrampilan sedangkan sampah hijau bisa diolah menjadi pupuk atau pakan ternak yang dibutuhkan masyarakat. TPA yang ada, dapat dimaksimalkan untuk menampung  sampah-sampah khusus dari wilayah perkotaan dan lingkungan industry.

Sementara Kundarto dari Dewan Riset Daerah Kabupaten Kendal, saat dimintai tanggapannya mengungkapkan, Sekarang ini sudah ada Bank Sampah. Namun hanya terbatas dan belum maksimal pada usaha pemilahan dan pemanfaatan plastic. Penyelesaian  masalah sampah harusnya dilakukan secara masif. Gerakan bersama-sama antara pemerintah dari pusat hingga ke tingkat desa bersama seluruh masyarakat. e-kominfo


Indeks Berita