Berita Terkini


BUPATI MIRNA ANNISA: MTQ HARUS DILESTARIKAN, DIPELAJARI DAN DIPAHAMI ISINYA

Selasa, 03 September 2019 22:54:51

Kendal - Al-Quran merupakan kalamullah sebagai pedoman hidup bagi setiap manusia, dan petunjuk bagi mereka yang beriman. Maka dari itu, belajar Al Quran tidak akan pernah ada habisnya. 

Penjelasan itu disampaikan oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si, saat membuka Mushabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar ke-XXXIV dan MTQ Umum ke-XXVIII, Tingkat Kabupaten Kendal tahun 2019, yang digelar Selasa siang (3/9/2019) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amanah Ngadiwarno, Sukorejo Kendal, Jawa Tengah.

"Sampai hari ini pun masih banyak sekali, hal-hal yang masih membingungkan dalam kehidupan saya. Namun, untuk mendapatkan solusi terbaik, saya masih membuka Al Quran", ungkap Bupati Mirna Annisa di depan para jama,ah.

Bupati Mirna berharap, kegiatan MTQ pelajar dan MTQ umum ini dapat dilestarikan, karena Al Quran adalah kitabullah yang wajib dijadikan sebagai pedoman dan bekal bagi umat Islam. Di dalam kitab suci ini, sangat banyak sekali pelajaran yang bisa dipelajari. Bagi yang membacanya akan mendapatkan pahala dan lebih bermanfaat lagi bagi yang menghafalkannya.

"Al Quran, wajib menjadi bekal kita sebagai umat Islam. Ketika saya masih kecil, orangtua cerita bahwa nanti kalau di akhirat sana ketika amal-amal kebaikan sudah tidak di terima, maka seluruh isi dari pada al quran akan hilang menjadi lembaran-lembaran putih, sehingga yang tersisa hanyalah hafalan-hafalan yang dihafalkannya yang menjadi amalanya. InsyaAllah, ilmu yang adik-adik pelajari ini tidak akan rugi. Tetapi merupakan satu ilmu yang harus dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Bupati Kendal mengatakan, kegiatan MTQ pelajar dan MTQ umum harus tetap dilestarikan dengan terus-menerus sehingga menjadi satu kebiasaan. Dengan demikian peserta tidak hanya sekedar mampu membaca akan tetapi juga memahami kandungan isi di dalamnya. Dijelaskan, ada banyak sekali hikmah yang bisa diambil di dalamnya. Seperti ilmu-ilmu pengetahuan dunia dan juga akhirat. "Semoga dengan kegiatan MTQ ini, Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk pada kita semua untuk menjadi generasi Islam yang Qur'ani dan dalam rangka mencapai baldatun toyyibatun warobbun ghofur," tuturnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kendal Winarno dalam laporannnya mengatakan, bahwa tujuan kegiatan MTQ Pelajar XXXIV dan MTQ Umum XXVIII ini adalah sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan melalui jalinan budaya baca Al Quran serta pemahaman isi dan kandungannya.

Winarno menambahkan, kegiatan MTQ digelar selama tiga hari, yakni tanggal 3-5 September 2019. Sedangkan pelaksanaan lomba dipusatkan di Komplek Islamic Center Kendal. Untuk peserta MTQ pelajar berjumlah 400 orang, dan MTQ umum 500 orang. Ada 8 cabang lomba untuk MTQ pelajar, dan MTQ umum 12 cabang. Kejuaraan masing-masing cabang diambil juara 1,2 dan 3. Bagi kafilah yang mendapatkan poin terbanyak 1,2 dan 3 akan mendapatkan sebagai juara umum 1, 2 dan 3".

Hadir ulama asal Sleman, Gus Muwwafiq menyampaikan mauidoh khasanahnya. Acara itu juga dihadiri Penjabat Sekda Kendal, Forkopimda, Pimpinan sementara DPRD Kendal, Muhammad Makmun beserta anggota, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kendal.

(HR/kominfo)


Indeks Berita