Berita Terkini


PEMKAB KENDAL JADIKAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI TEMPAT KEGIATAN MASYARAKAT

Kamis, 25 Juli 2019 15:29:49

KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah, Kamis (25/7/2019), di Mahogany Room Hotel Sae Inn Kota kendal, menggelar Seminar Perpustakaan, "Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar Masyarakat dan Aktifitas Masyarakat". Seminar diadakan di tengah semakin menurunnya minat baca dan penggalakan literasi masyarakat terhadap berbagai bidang.

Bupati Kendal dr./ Mirna Annisa, M.Si yang diwakili Sekretaris Daerah Moh. Toha, ST, M.Si dalam sambutan tertulisnya mengharapkan kegiatan ini, dapat menyatukan visi dan persepsi untuk membangkitkan minat baca anak-anak dan masyarakat segala lapisan dan profesi atau masyarakat umum dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan berilmu pengetahuan. Sehingga, tercipta masyarakat yang berbudaya membaca dan juga dapat mendukung terwujudnya visi dan misi Kabupaten Kendal.

"Mudah-mudahan kegiatan ini,dapat memberikan manfaat positif bagi para pendidik dan pelajar di Kendal, karena mereka adalah masa depan bangsa Indonesia.Pelajar adalah generasi muda masa depan bangsa, dengan membaca buku tentu akan tau banyak karena pastinya menambah wawasan. Kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat," ucap Sekda membacakan sambutan Bupati Kendal.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Mirna, budaya membaca merupakan persyaratan yang sangat penting dan mendasar harus dimiliki oleh setiap masyarakat apabila ingin daerah yang maju. Melalui budaya baca, mutu pendidikan dapat ditingkatkan sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas SDM, dan melalui budaya pulalah pendidikan seumur hidup dapat diwujudkan.

Karena dengan kebiasaan membaca seseorang bisa mengembangkan diri sendiri secara terus menerus sepanjang hidupnya. Banyak sekali manfaat yang diperoleh melalui mambaca antara lain : memperoleh tambahan informasi, memperluas wawasan, serta pembentukan norma atau nilai pribadi.  Saya mengajak kepada tenaga pendidik/guru dan semua pihak, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar kedepan masyarakat paham dan mengerti tentang membiasakan membaca, untuk meningkatkan sumber daya manusia yang handal dalam persaingan di era saat ini.

Kebijakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, bertujuan untuk memperkuat peran dan fungsi perpustakaan, agar tidak hanya sekedar tempat penyimpanan buku dan peminjaman buku, akan tetapi dapat menjadi tempat pembelajaran sepanjang hayat dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, para guru dan pustakawan agar dapat meningkatkan karyanya sehingga dapat memberikan impact yang lebih nyata kepada masyarakat.

Sekda M. Toha mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Kendal untuk membiasakan gemar membaca, dengan dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. “Tidak ada satupun daerah yang maju sepanjang sejarah, dan tidak ada peradaban yang terhebat sekalipun kecuali karena masyarakatnya gemar membaca. Kalau ingin Kendal maju dengan segala kualitasnya, maka kuncinya adalah dengan membaca," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kendal, Ir. Diah Aning Budiarti mengatakan, masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang mau terus belajar seumur hidupnya. "Karena itu, mari terus kita galakkan gemar membaca kepada masyarakat melalui perpustakaan, dengan meningkatkan fasilitas-fasilitas layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tanamkan pendidikan karakter sejak dini seperti membiasakan anak-anak kita untuk membaca, karena dengan membaca kita bisa membuka cakrawala dan melihat dunia," ajaknya.

Sedangkan narasumber seminar, Dyah Nugraheni Pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Tengah dan pegiat dan relawan Perpuseru Jawa Tengah Ahmad Sokib senada menyampaikan bahwa perpustakaan supaya tidak mati dan tidak dipandang atau bahkan dipandang tidak ada perannya, perpustakaan di manapun terutama di tingkat desa atau sekolah harus bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dengan merancang perpustakaan tidak hanya berisi buku - buku semata namun juga dilengkapi fasilitas yang bisa menarik minat masyarakat datang antara lain dengan layanan Teknologi Informasi, kuliner, UMKM, bahkan juga ada yang dilengkapi dengan worshop peternakan dan budidaya ikan. 

Kegiatan Seminar dikuti para guru PAUD / KB, TK, SD, SMP, SMA, pengurus perpustakaan desa serta para relawan perpustakaan di seluruh Kabupaten Kendal. ( KOminfo / heDJ )

 


Indeks Berita