Kendal - Temu Pengusaha dengan Bupati Kendal yang diberi tema “Sinergitas Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP)/Corporate Sosial Responsibility (CSR) Dengan ProgramPemerintah Daerah Kabupaten Kendal”, Rabu (17/7/2019) digelar di Operation Room II Kendal, Jawa Tengah.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Staf Ahli Bupati dan para Asisten Setda Kendal, Kepala Baperlitbang Kendal, Drs. Agus Sumaryono selaku pembina tim tanggung jawab sosial perusahaan Kendal, Kepala OPD terkait, Direktur Bank Jateng cabang Kendal selaku ketua tim TSP/CSR Kendal dan para pimpinan perusaan swasta BUMD/BUMN pelaksana CSR di Kabupaten Kendal.
Agus Sumaryono dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan tersebut adalah untuk meningkatkan peran serta aktif perusahaan dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, dan mewujudkan sinergisitas antara program prioritas pembangunan daerah dengan program TSP perusahaan.
Agus juga mengatakan, ada 4 program TSP untuk mensinergikan perusahaan dengan program Pemerintah Daerah. “Dalam rangka mensinergikan Program TSP perusahaan dengan Program Pembangunan Daerah, ditetapkan 4 (empat) Program TSP, yaitu Program Bina Lingkungan dan Sosial, Program Bantuan Langsung pada Masyarakat, Program Kemitraan Usaha Mikro,Keci1, Koperasi dan Program Pembangunan Sarana Prasarana Fasilitas Umum, Sosial dan Peribadatan,” ujarnya.
“Adapun laporan pelaksanaan TSP Tahun 2018 diantaranya adalah Program Bina Lingkungan dan Sosial sebesar Rp. 1.793.422.500, Program Bantuan Langsung pada Masyarakat Rp. 4.053.420.410,3. Program Kemitraan Usaha Milcro, Kecil, Koperasi Rp. 627330.890, Peribadatan Rp. 1.433.219.500 dengan Total Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Tahun 2018 sejumlah Rp. 7907393300, jadi ada kenaikan Rp. 3,7 Miliar dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan tahun sebelumnya sebesar Rp. 4.3 Miliar,” ungkap Agus Sumaryono, pembina tim tanggung jawab sosial perusahaan Kendal tersebut.
Sementara itu, Bupati Mirna pada acara tersebut mengajak para pengusaha untuk bisa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait penyaluran bantuan CSR. “Saya ingin para pengusaha melalui CSR bisa lebih mempertangung jawabkan hak sosialnya kepada masyarakat. Maka dari itu perlu adanya koordinasi yang baik dengan pemerintah karena pemerintah punya data yang lengkap, sehingga bantuan sosial yang diberikan dapat merata dan benar-benar bisa tersalurkan tepat sasaran,” tuturnya
“Saya ingin ke depan komunikasi antara Pemerintah Daerah dengan para pengusaha dapat terjalin dengan baik dan dapat melaporkan reporting apa saja yang sudah dilakukan oleh teman-teman pengusaha, sehingga memungkinkan akan memunculkan pengusaha - pengusaha baru yang nantinya tidak terbebani oleh apapun,” harap Bupati Mirna.
Bupati mirna juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu Direktur Perusahaan Swasta, BUMN/BUMD yang hadir dan sudah berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan daerah melalui TSP-nya, dengan harapan dapat ditingkatkan lagi pada tahun-tahun berikutnya.
Adi Kurniawan Rahmanto, pimpinan Bank Jateng selaku ketua tim tanggung jawab sosial Kabupaten Kendal mengakatakan, pihaknya tetap memiliki tanggung jawab komitmen bekerja optimal dalam mewujudkan Good Corporate Governance implementasi dari TSP. “Kami tetap mempunyai komitmen bekerja dengan sebaik mungkin, karena kami memandang bahwa TSP bermanfaat sebagai bagian perwujudan akuntabilitas publik bagi perusahaan kami, sehingga kami harapkan implementasi dari CSR dan TSP secara umum dapat meningkatkan komitmen kita secara bersama, dan dapat terealisasikan dengan program-progam yang ada di pemerintah daerah Kabupaten Kendal,” harapnya.
(Diskominfo/HR)