Berita Terkini


BUPATI MIRNA PASTIKAN PROGRAM PEMBANGUNAN JALAN TERUS

Kamis, 13 Juni 2019 16:02:34

KENDAL - Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si dalam sambutannya pada Khaul Wali Gembyang, Kamis (13/6/2019) di kompleks makam Wali Gembyang mengatakan, selama masa pemerintahannya, program pembangunan yang telah dicanangkan akan dijalankan sampai selesai masa jabatan beliau hingga tahun 2020 mendatang.

"Semua proyek untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kendal terus berjalan hingga 2020. Kami pastikan kesejahteraan masyarakat Kendal akan meningkat terutama dengan selesainya seluruh infrastruktur terutama jalan yang mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat," tandas Bupati Mirna.

"Namun saya minta masyarakat juga mendukung cukup dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai karena ini masalah klasik namun bisa menjadi penghalang suatu daerah menjadi maju," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Mirna meminta masyarakat dengan dikoordinasi Kades atau Lurah untuk mengelola sampah yang ada sehingga bisa dimanfatkan dengan baik.

Usai memberikan sambutannya, Bupati memotong tumpeng dan diberikan pada KH Makmun Amin Ketua Takmir Masjid Agung Kendal. Selanjutnya, Bupati menyerahkan bantuan dari Baznas Kabupaten Kendal sejumlah Rp. 5 juta untuk pembangunan makam Wali Gembyang.

Sementara itu, sudah menjadi tradisi jika pada Khaul Wali Gembyang, warga yang hadir mendapatkan sajian lontong opor, buah - buahan dan minuman gratis. Kali ini sebanyak 800 porsi lontong opor disajikan pada masyarakat yang hadir pada acara khaul.

Diketahui, Wali Gembyang adalah salah satu tokoh yang memperjuangkan berdirinya Kota Kendal. Sehingga menurut Takmir Mushola Wali Gembyang yang juga Juru Kunci Makam Wali Gembyang, KH Ubaidi, sangat pantas jika tiap tahun diadakan Khaul Wali Gembyang tiap tanggal 9 Syawal.

KH Ubaidi berharap, infrastruktur di sekitar Makam Wali Gembyang agar terus dibenahi, supaya  bisa dikembangkan menjadi wisata religis di Kab Kendal. Untuk itu bantuan dari Pemkab Kendal masih sangat dibutuhkan akan kondisinya semakin bagus, sehingga akan wisata religi menarik. “Makam Wali Gembyang merupakan aset Pemkab yang harus dikelola dengan baik, supaya bisa mendatangkan pendapatan asli daerah,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Kendal, KH Makmun Amin mengatakan, Makam Wali Gembyang pada masa kemerdekaan merupakan markas atau tempat berkumpulnya para pejuang dan tentara yang perang melawan penjajah. Menurutnya, sesepuh Kendal yang menjadi saksi dan berjuang melawan penjajah, lokasi sekitar Makam Wali Gembyang pada waktu itu masih berupa kebun. Sehingga peringatan Khaul Wali Gembyang rutin diadakan, sebagai penghormatan atas jasanya yang telah menyebarkan agama islam, sekaligus tokoh pendiri Kota Kendal. “Khaul itu intinya untuk mendoakan,”kata Kyai Makmun. (Kominfo/heDJ)

 

 


Indeks Berita