KENDAL - Rangkaian kegiatan Buka Bersama Bupati Kendal, Forkopimda, OPD dan Masyarakat pada bulan Ramadhan 2019 (1440 Hijriah) selama rentang 14 hari berakhir pada Rabu sore (22/5/2019) di Pendopo Rumah Orang tua Bupati Kendal H Zaenal Abidin Iskhak, Desa Surokonto Kulon Kecamatan Pageruyung. Buka Puasa Bersama segenap masyarakat desa setempat dan sekitarnya dirangkai dengan pengajian Peringatan Nuzulul Qur'an 2019 (1440 Hijriyah).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur saat mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si, dalam kata sambutannya mengatakan, Buka Puasa memberikan makna yang lebih bagi umat Islam karena berbarengan dengan Peringatan Nuzulul Qur'an. "Ada tiga hal yang baik yang diterima sekaligus oleh umat Islam, yakni, bagi yang menjalankan puasa maka diampuni dosanya; mengalami Malam Lailatul Qodar dan memperingati peristiwa malam Nuzulul Qur'an," kata Wabup Masrur.
Wabup menyampaikan apresiasinya atas keguyuban dan atusiasme masyarakat Desa Surokonto Kulon yang telah bersedia hadir dan turut Berbuka Puasa Bersama, sehingga bisa bertatap muka langsung dengan Bupati Kendal beserta jajarannya dan anggota Forkopimda lainnya serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. "Dengan silaturahmi dan buka puasa bersama, kita semua bisa saling bertegur sapa dan berinteraksi serta berdialog meningkatkan hubungan yang sudah terjalin baik selama ini," jelas Wabup Kendal tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan informasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab yakni tentang peningkatan jalan Desa Surokonto sebesar Rp. 900 juta, pemeliharaan saluran Sumur Pitu sejumlah Rp. 250 juta, rehabilitasi rumah jaga Bendung Surokonto sebesar Rp. 110 juta dan Rp. 70 juta untuk rehabilitasi Rumah Tidak layak Huni.
Sementara itu, tauziah dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur'an diberikan oleh KH. Mustaqim dari Kecamatan Weleri. Dalam inti tauziahnya, beliau menyampaikan, bahwa setiap umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah berpuasa di bulan Ramadhan. Tujuan puasa adalah agar menjadi orang-orang bertaqwa. Oleh karena itu agar menjadi keluarga yang selalu dekat pada Allah SWT hendaknya kaum muslim dan muslimah senantiasa membaca Al Qur'an.
Lebih lanjut disampaikan, Kaum Muslimin agar menjauhi perbuatan-perbuatan yang membatalkan ibadah puasa. "Yang membatalkan puasa adalah perbuatan orang yang suka bohong, suka mengadu-domba dan mencari muka, membicarakan kejelekan orang lain, melakukan sumpah palsu dan melihat sesuatu yang mengganggu syahwat sehingga mendekati atau berbuat dosa."
Seusai mengikuti tauziah , Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si menyerahkan bantuan kepada sejumlah kaum duafa dan bantuan rehabilitasi untuk Masjid Baitul Khusna Desa Surokonto Kulon. (Kominfo/heDJ).