Berita Terkini


SEKDA BERI PENGARAHAN PADA PENGUSAHA GALIAN C KENDAL

Senin, 13 Mei 2019 14:41:29

KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal senantiasa menunjukkan kepeduliannya pada masyarakat Kabupaten Kendal termasuk dalam kaitannya dengan tambang Galian C yang merupakan salah sumber PAD yang menimbulkan dampak pada infrstruktur maupun sosial ( masyarakat ).

Terkait hal tersebut Pemkab Kendal melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Rekontrusi TPA untuk mendukung Adipura Kabupaten Kendal Tahun 2019 untuk mengkordinasikan para pengusaha tambang golongan C di Kabupaten Kendal, Senin (13/5/2019) di Hotel Sae Inn dan Operation Room Kantor Bupati Kendal.

Sebanyak 35 pengusaha galian C baik yang hadir sendiri maupun yang mewakilkan mendengarkan pengarahan dari Sekretaris Daerah Moh. Toha, ST, M.Si, anggota Dewan Riset Daerah Mohamad Kundarto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Sri Purwati.

Dalam pengarahannya, Sekda Toha menekankan tiga hal yang harus diperhatikan para pengusaha golongan C adalah ijin penambangan resmi atau tidak ( resmi ijin dari Pemprov Jateng ), jam operasional pengangkutan ( tidak diperbolehkan mengangkut galian C pada jam sibuk ) dan penggunaan armada sesuai kelas jalan ( hanya diperbolehkan menggunakan truk medium ).

"Dalam waktu dekat kita kan menurunkan tim untuk mengkaji semua penambangan galian C apakah memenuhi regulasi atau tidak. Karena banyak infrastruktur jalan yang sudah dinagun kembali rusak karwena katifitas angkutan material Galian C yang melebihi tonase yng ditentukan, kerusakan lingkungan serta bebrapa koban jiwa yang ditimbulkan akibat tambang galian C," papar Sekda Toha.

Sedangkan anggota Dewan Riset Daerah Kundarto mengharapakan supaya pengusaha jangan hanya memikirkan keuntungan ekonomi semata namun harus memperhitumngkan aspek sosial masyarakat. "Masyarakat banyak yang tidak tahu apakah galian C berijin atau tidak. Yang mereka pikirkan mengapa Pemerintah membiarkan truk - truk galian C merusak jalan," katanya. 

Oleh karena itu, pihaknya menawarkan solusi dengan reklamasi, kompensasi dan CSR untuk menganti dampak yang ditimbulkan dampak penambangan dan pengangkutan Galian C di Kabupaten Kendal.

Kepala Dinas PUPR Ir Sugiyono dalam kesempatan tersebut menyampaikan apa yang telah dilakukan para pengusaha terkait kompensasi yang diberikan yakni dengan membangunkan jalan beton sepanjang  800 meter lebar 5 meter di Kaliwungu. Pada kesempatan tersebut, dia meminta para pengusaha mematuhi regulasi soal truk yang tidak boleh lebih dari gandar 12 ton dan muatan tidak lebih dari 7,5 ton.

Sementara Kepala Bakeuda Kendal Drs. Agus Dwi Lestari menyampiakan target pajak dari Minerba Golongan C tahun 2019 sebanyak Rp. 1 milyar, namun baru diterima sebanyak Rp. 57.275.000,-. " Kami meminta supaya para pengusaha membayar pajak yang seharusnya dibayar sesuai dengan voume tambang. Kami mengetahui banyak yang belum membayar pajak karena audit dari BPK," ujar Agus.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Ir. Sri Purwati pada kesempatan tersebut juga mengungkapkan soal pengusaha Galian C yang kurang mempedulikan usahanya dengan mempercayakan sepenuhnya pada konsultan sehingga tidak mengetahui kalau ada permasalahan terkait dengan tambangnya serta kegiatannya. "Banyak yang tidak mengetahui adanya regulasi. kami berharap para pengusaha memahami regulasi dan ijin lingkungan serta peduli membayar pajak," tutupnya. ( Kominfo / heDJ )

 

 

 

 

 


Indeks Berita