Berita Terkini


PEREDARAN GARAM BERYODIUM DI PASARAN DIPANTAU TIM GAKY

Rabu, 08 Mei 2019 09:23:15

KENDAL - Garam dapur yang dijual di pasaran, dipantau oleh Tim GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) Kabupaten Kendal. Pantauan dilakukan untuk  menekan beredarnya garam tidak mengandung yodium dengan cara menguji langsung di lokasi pedagang.

"Zat Yodium dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan serta kecerdasan. Apabila mengalami kekurangan yodium, misalnya pada ibu hamil,  bisa menyebabkan abortus, bayi meninggal, kretin/kerdil, gangguan fungsi mental, kecerdasan dan pertumbuhan rendah", ungkap Kasi Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan kabupaten Kendal,  Endang Jumini.

Dimasukkanya yodium pada garam, menurut  Koordinator Tim Gaky tersebut karena garam hampir bisa dipastikan dikonsumsi oleh semua masyarakat dan harganya sangat terjangkau. Sehingga melalui garam beryodium inilah diharapkan masyarakat mampu mencukupi kebutuhan yodium dalam tubuhnya.

Tujuh  pasar yang dijadikan sample, dianggap  cukup untuk dijadikan sebagai patokan beredarnya garam beryodium  di pasaran. Ketujuh pasar tersebut adalah pasar Sukorejo, Kaliwungu, Boja, Weleri, Cepiring, Pegandon dan pasar Kendal Kota. Dijelaskan,  garam yang  dikategorikan kadar yodiumnya cukup yaitu sebesar 78,38%, kategori kurang 4,05 %, dan tidak ada kandungan kadar yodiumnya 17,57%.

Bila dibandingkan hasil pantauan tahun sebelumnya, tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Tahun lalu sebanyak 58,46%  termasuk kategori cukup, 15,39% kurang dan 26,15% tidak mengandung yodium. "Dari data angka-angka, bisa dikatakan bahwa pantauan tersebut mampu menekan beredarnya garam tak beryodium di pasaran" . "Langkah yang dilakukan Tim Gaky ini mendapat tanggapan positip dari pedagang dan produsen garam.

Ditambahkan, pihaknya tidak hanya memberikan arahan dan sosiliasasi pentingnya garam beryodium  kepada para pedagang saja, akan tetapi juga melakukan sosialisasi kepada produsen. Produsen garam bermerek "MJ" yang beralamat di desa Tempuran Kecamatan Patean adalah salah satu produsen yang dikunjungi Tim Gaky. Siti Umamah (25) pemilik usaha "MJ" mengaku bahwa garam dapur produksinya cukup mengandung Yodium.

Tim Gaky Kabupaten Kendal yang terdiri perwakilan dari Polres, Satpol-PP, Kemenag, Dinas Perdagangan, DisKominfo  dan lain lain,  membenarkan  apa yang disampaikan oleh Siti Umamah,  setelah dilakukan pengecekan dengan uji yodium. (kris/media massa/ diskominfo)


Indeks Berita