KENDAL - Dalam rangka menjalin silaturahim dengan warga masyarakat di pedesaan, Pemkab Kendal melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kendal dan Baznas Kabupaten Kendal mengadakan Sholat Maghrib dan Isya Berjamaah di Masjid Baitussalam Desa Lanji Kecamatan Patebon, Selasa (23/4/2019).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal, Winarno, SH, MM dalam sambutannya mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si, usai sholat, mengatakan, "Pemkab Kendal menyampaikan terima kasih situasi dan kondisi Desa lanji tetap damai dan kondusif setelah menggelar hajatan Pilpres dan Pileg 2019. Pada para petugas KPPS, Linmas, Bawaslu dan KPU tak lupa kami sampaikan penghargaan yang setinggi - tingginya atas kerja kerasnya. Marilah kita bersatu kembali walau sebelumnuya kita berbeda pilihan," ucap Winarno.
Dalam diskusi dengan warga desa lanji, banyak disampaikan usulan maupun keluhan yang dialami warga. Diantaranya soal penanganan sampah, drainase atau irigasi desa, tanggul sungai Kali Bodri yang mengkawatirkan saat musim hujan tiba dan penerangan jalan.
Dalam penjelasannya, baik Asisten maupun Kepala Dinas PUPR ( Ir. Sugiyono ) dan Kepala Dinas Perhubungan ( Suharjo, S.Sos ) menjelaskan, penanganan sampah desa perlu mewadahi lewat BUMDesa, drainase dan sungai Kali Bodri sudah dianggarkan Kementrian PUPR lewat BBWS Pemali - Juwana Rp. 300 milyar, Bendung Juwero memperoleh anggaran Rp. 60 MIlyar untuk tangani saluran induk Kuncen dan sekunder Lanji serta Winong. Penerangan jaln akan ditambah Dishub Kendal.
Sementara itu, Informasi dari Asisten, dari hasil Rapat Koordinasi dengan Kementrian dan Provinsi Jateng, jalan dari Patwebon - Pegandon hingga exit tol Trans Jawa akan dijadikan jalan nasional sehingga akan diperlebar sekitar 2020 mendatang.
Usai kegiatan diskusi, Baznas Kabupaten Kendal memberikan bantuan dua kursi roda, dua alat bantu jalan dan bantuan pembangunan Masjid Darussalam Desa Lanji. ( Diskominfo / heDJ )