Kendal- Bupati Kendal, dr. Mirna Anisa, M.Si., memberi apresiasi dan penghargaan kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kendal, karena selama ini telah banyak membantu pemerintah daerah, khususnya dalam hal penyampaian informasi tentang hasiI-hasil pembangunan dan lain-lainnya kepada masyarakat, serta dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Mirna melalui Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur dalam acara tasyakuran dan pemberian pengahargaan sebagai puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019 yang dilaksanakan oleh PWI Kendal di Pendopo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (19/3/2019).
“Pada kesempatan yang membahagiakan ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya ucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada PWI dan seluruh insan pers dimanapun berada. Semoga melalui momentum ini, segenap insan pers akan Iebih mampu meningkatkan peran dan fungsinya, terutama peran dan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan, mendorong pelaksanaan pembangunan serta dalam mengawal demokratisasi yang Iebih baik,” lanjut Wakil Bupati Kendal tersebut.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers atas penghargaan yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kendal. “Atas penghargaan ini, semoga pelaksanaan perogram dan kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Kendal dapat lebih baik lagi,” ujarnya.
“Pada era sekarang ini, pers memiliki kebebasan dan peran yang sangat besar. Namun demikian pers diharapkan tetap berada pada koridor dan tetap menempatkan diri sebagai penghubung dan penyampai suara masyarakat dan pemerintah secara berimbang. Hal ini penting mendapat perhatian, karena pers juga memiliki tanggung jawab melalui informasi dan hiburan yang di sajikan kepada masyarakat,” tutur Wakil Bupati Masrur.
Untuk itu pihaknya memohon dukungan dari para insan pers gan seluruh warga masyarakat Kendal, untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh kegiatan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Kendal dapat berjalan lancar dan tidak ada hambatan suatu apapun, serta apa yang menjadi harapan bersama segera dapat terwujud.
“Marilah kita bergandengan tangan, bersatu padu, untuk selalu guyub dan rukun, serta menciptakan Kendal yang aman, damai dan kondusif. Jangan mudah terpancing oleh berbagai isu dan hasutan yang tidak bertanggung jawab (saling memfitnah), mengadu domba, yang mengarah pada perpecahan bersama. Berhatihatilah dan selalu bijak dalam penggunaan media sosial, serta jangan mudah terprovokasi yang terjadi di media sosial,” ajak Bupati Mirna melalui Wakil Bupati Kendal tersebut.
Sementara itu, Ketua PWI Kendal, Agus Umar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik itu bantuan dukungan moral maupun finansial sehingga acara dapat terlaksana dengan baik. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh anggota maupun Pemerintah Kabupaten Kendal serta semua yang terlibat dalam kegiatan ini, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HPN tahun 2019, yang mana PWI Kendal sebelumnya telah melakukan beberapa kegiatan, seperti kejuaraan Futsal Putri, Safety Riding yang bekerja sama dengan Sat Lantas Polres Kendal dan Pelatihan Jurnalistik yang dilaksanakan di SMK NU 01 Kendal,” ujarnya.
Agus Umar juga meminta masukan kepada seluruh instansi yang hadir, baik dari pihak masyarakat maupun pemerintah, supaya kedepan PWI kendal akan jauh lebih baik. “Kami juga meminta masukan-masukan dan koreksi dari semua pihak, sehingga PWI Kendal kedepan bisa melaksanakan tugas dengan baik, melakukan kontroling dengan baik dan memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Kendal,” harapnya.
Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud NS yang hadir dalam kesempatan itu mengajak masyarakat dan pemerintah untuk meyakini bahwa media ingin membangun kepercayaan publik. “Mari kita mencoba untuk meyakini media untuk membangun kepercayaan publik, bagaimana cara membangun kepercayaan publik? Yaitu ada dua hal, yang pertama adalah informasi yang kita sampaikan akuntabel, dan yang kedua Kedisiplinan dalam melakukan verifikasi-verifikasi. Hal ini hanya bisa dilakukan oleh wartawan-wartawan yang punya kompetensi,” terangya.
(Diskominfo/HR)