KENDAL - Selama dua hari (20-21/2/2019) di Ruang Garuda Agrowisata Tirto Arum Baru Kendal, 30 Puskesmas di Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan Rapat Desk "Penyusunan Proposal Anggaran APBN DAK. Kegiatan tersebut membahas usulan sarana dan prasarana kesehatan, alat kesehatan dan obat - obatan yang diperlukan sesuai yang dibutuhkan masing - masing Puskesmas.
Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal dr. Budi Mulyono mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Drs. Ferinando RAD Bonay.
Dalam sambutannya, dr. Budi mengatakan, "Acara ini pada intinya merupakan musyawarah untuk mengusulkan apa yang bisa di fasilitasi dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan bagi Puskesmas tapi yang realistis yang bisa dijangkau dan bukan usulan pengadaan yang muluk - muluk."
Selanjutnya dia mengingatkan supaya usulan disikan dalam ASPAK yang merupakan aplikasi web based sistem informasi data sarana, prasarana dan peralatan kesehatan secara on line. "Dengan ASPAK dimungkin sarana pelayanan kesehatan khususnya Puskesmas milik pemerintah dapat menyimpan data SPA secara langsung di server ASPAK sehingga monitoring data peralatan kesehatan dapat dengan cepat dilakukan," terangnya.
Menurut Ketua Panitia Dhanang Andrian M, SKM Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, tujuan kegiatan tersebut untuk menyaring usulan dari Puskesmas yang kemarin dibahas di musrenbang Kecamatan yang selanjutnya dinaikkan di tingkat Kabupaten sebagai prioritas untuk pembuatan rencana di 2020.
"Tujuan utama kegiatan ini, kita tahu prioritas untuk sarana prasarana yang akan direncanakan di 2020 nanti selaras dengan visi misinya kepala daerah dan visi misi dari Dinas kesehatan dan nantinya usulan di puskesmas dengan usulan di kecamatan yang masuk ke Pemkab Kendal sudah tersinkronisasi," jelasnya.
Kegiatan desk penyusunan proposal tersebut menurutnya sudah dilakukan sejak 2016 dengan tujuan mengantispasi supaya tidak terjadi keterlambatan usulan proyek kegiatan sehingga bisa tercover dalam APBN DAK.
Selain itu usulan masing - masing Puskesmas untuk bisa masuk nanti di tahun berikutnya bisa dianggarkan. "Harapannya semua kita penuhi tapi kalau melihat tahun 2019 tuh usulan itu ada 54 paket pekerjaan yang kita masukkan ke perencanaan sekitar 23 kegiatan saja," katanya.
"Pada umumnya, tujuan usulan sarana dan prasarana tersebut agar akses ke masyarakat lebih mudah jadi begitu masyarakat datang ke Puskesmas tidak ada kesan kumuh dan pelayanan cepat dan ramah. Sekarang kalau lihat sudah lumayan pelayanan Puskesmas di Kabupaten Kendal," ucapnya.
Kegiatan Rapat Desk yang berlangsung selam dua hari tersebut diikuti 30 ASN yang bertugas dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan di Tiap Puskesmas dengan jadual hari pertama 15 orang dan selanjutnya hari kedua sisanya. ( Diskominfo / heDJ )