Berita Terkini


KENDAL BAKAL OPTIMALKAN SUMBER DAYA SLRT TAHUN 2019

Kamis, 29 November 2018 09:13:33

KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal tahun 2019 nantinya bakal mengoptimalkan SLRT ( Sistem Layanan Rujukan Terpadu ) yang sudah ada sejak 2016. Kabupaten Kendal dipilih sebagai salah satu dari 40 kabupaten / kota di Indonesia yang menerima program SLRT.

Terkait dengan hal tersebut, Pemkab Kendal menggelar Bimbingan Teknis penguatan Kapasitas Bagi Supervisor dan Fasilitator SLRT ( Sistem Layanan Rujukan Terpadu ) Tahun 2018 di Tirto Arum Baru Kendal, Rabu (28/11/2018).

Bupati Kendal dr. Mirna Anisaa, M.Si dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Dra. Astuti Watiningrum mengharapkan, Program SLRT ini benar - benar mampu membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin serta menghubungkan dengan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

"Pada intinya SLRT merupakan mekanisme layanan satu pintu untuk penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial, mengindentifikasi kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu," ucap Astuti.

Dikatakannya, Sistem layanan rujukan terpadu sebagai program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan perlu dikembangkan untuk memastikan bahwa masyarakat miskin/rentan mendapatkan akses perlindungan dan pelayanan sosialyang diselenggerakan oleh pemerintah.

"Mengingat permasalahan kemiskinan begitu komplek. Untuk itu, penanganannya perlu dilakukan secara terintergrasi dan terpadu sekaligus mampu memberikan solusi layanan yang dibutuhkan masyarakat secara terintegrasi. Intinya Program SLRT memudahkan untuk melayani warga miskin," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Drs. Koentjahyadi mengungkapkan, tujuan kegiatan bimbingan teknis tersut untuk meningkatkan pengetahuan fasilitator SLRT tentang isu sosial, meningkatkan kemampuan teknis fasilitator SLRT dan menambah referensi bagi fasilitator terkait.

"Harapannya di Tahun 2021 Kabupaten Kendal menargetkan pengentasan kemiskinan mencapai 8,5%, dengan hal ini perlu kekompakan dan bekerjasamanya dengan beberapa OPD, Instansi lain dan semua pihak. Dengan adanya SLRT ini semoga dapat mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kendal," katanya.

Bimtek diikuti 70 orang yang terdiri dari 5 orang sebagai supervisor dan 65 orang fasilitator selama 2 hari. Narsumber selama 2hari yakni Direktur Pemberdyaan Sosial kementrian Sosial dan Kabid Pemberdayaan Sosial Pemrov Jateng ( Rabu ) dan Manager SLRT Kabupaten Sleman Provinsi DIY dan Kepala Baperlitbang Kabupaten Kendal. ( Kominfo / heDJ )

 


Indeks Berita