KENDAL - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, SH, M.Ip bersama Bupati Kendal dr Mirna Annisa,M.Si Bupati Batang Wihaji dan Jajaran Djarum Foundation secara simbolis melakukan penanaman bibit tanaman trembesi di dekat jembatan tol Kalikuto ruas tol Semarang-Batang KM 75, Sabtu (3/11/2018) pagi.
Penanaman pohon peneduh tersebut merupakan komitmen bersama baik dari Pemkab Kendal dan Batang, Pemprov Jateng, Djarum Foundation serta pihak pengembang tol untuk mengurangi CO2 dan mengurangi dampak pemanasan global di Jateng. 10 ribu bibit tanaman trembesi akan ditanam di sepanjang ruas tol Semarang-Batang.
Acara yang digelar di ruas tol Batang-Semarang tepatnya di Jembatan Kali Kuto KM 75 ini juga bersamaan dengan gelaran sepeda BTN tour de Borobudur. Ganjar Pranowo mengatakan penanaman pohon trembesi harus berkelanjutan agar efek polusi udara bisa berkurang. "Selain mengurangi pemanasan global setidaknya 10 tahun ke depan pohon trembesi ini bisa menjadi spot yang bagus disepanjang tol," ujarnya.
Bupati Kendal, Mirna Annisa sangat mendukung adanya penghijauan terutama disepanjang jalan tol serta berharap,"Kita sadar lingkungan, penghijauan dan kita lebih peka jika ada pembangunan maka harus ada alam yang harus diselamatkan.
Serta ke depan pengoperasian jalan tol akan muncul potensi - potensi wisata. Sebenarnya Kabupaten Kendal telah mengawali dengan program 101 dewi (desa wisata), dan diharapkan muncul lokasi wisata - wisata baru di Kabupaten Kendal untuk lebih menghidupkan ekonomi masyarakat dan kita akan menciptakan Kendal itu untuk dituju bukan tempat singgah saja. Hasil potensi Kendal banyak diburu oleh daerah lain,oleh karena itu kita harus optimalkan.”ungkapnya. ( Kominfo / w / edited by heDJ)