Kendal ~ Seluruh komponen, baik instansi pemerintah, swasta maupun seluruh masyarakat agar berkomitmen terlibat dalam perang melawan narkoba. Tidak hanya Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, kejaksaan, tetapi seluruh elemen masyarakat harus bergerak aktif bersama-sama melawan kejahatan terorganisir tersebut. Harapan itu diungkapkan Bupati Kendal melalui Wakil Bupati Masrur Masykur saat memberi sambutan Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), (12/7), di Pendopo Kabupaten Kendal.
Dikatakan, peringatan hari anti narkoba internasional saat ini adalah bentuk keprihatinan luar biasa terhadap penyalah-gunaan narkotika yang berdampak buruk terhadap perkembangan sosial ekonomi bangsa-bangsa di dunia. Termasuk dampak buruk bagi keamanan dan kedamaian. Presiden RI Joko Widodo bahkan menyatakan Indonesia kini berada pada kondisi darurat narkoba karena sudah menjadi salah satu pasar narkoba yang besar di Asia. Kejahatan tersebut telah memicu kejahatan lain seperti pencurian dan pembunuhan. Kondisi itu sudah sangat mengkhawatirkan sehingga mendesak untuk diatasi dan ditanggulangi secara bersama-sama.
Untuk mencegah hal tersebut, warga masyarakat harus diedukasi dan dilakukan sosialisasi tentang bahaya besar narkoba dalam kehidupan khususnya bagi anak-anak. Orang tua harus berperan aktif dalam keluarga sebagai benteng utama untuk melindungi seluruh anggota keluarga sehingga anak-anak terhindar dari ancaman penyalah-gunaan narkotika. Melalui momen peringatan hari anti narkotika, semua diharapkan agar menguatkan komitmen bersama-sama untuk perang melawan narkotika.
(e-Kominfo)