KENDAL - Perkemahan Pramuka Santri Nusantara Tingkat Jawa Tengah Tahun 2018 digelar di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren "Darul Amanah" Sukorejo Kabupaten Kendal, Senin hingga Rabu (9 - 11/7/2018). Penyelenggaraan kemah santri tersebut merupakan yang kelima dilaksanakan di Jawa Tengah.
Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dalam sambutannya, menyatakan apresiasinya atas terpilihnya Kabupaten Kendal sebagai lokasi penyelengaraan yang diikuti 770 peserta dari Pramuka pesantren dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
"Saya menyambut baik atas diselenggarakan kegiatan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara ini, dan saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama, Gerakan Pramuka Kwarda dan Kwarcab beserta segenap jajarannya, begitu juga ucapan selamat datang Gubernur Jawa Tengah (Bapak Ganjar Pranowo) dan anak-anakku para santri semua, para pembina dan pembimbing yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Kendal. Semoga kegiatan ini, dapat mendatangkan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi generasi muda (para santri) dalam pembinaan pramuka," kata Mirna.
Plt Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Drs. Slamet Imam Ihwanda yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH, M.Ip mengatakan, seiring bergulirnya waktu, santri jangan hanya sekadar bisa mengaji namun harus pula memiliki kemampuan untuk membangun bangsa dan mempertahankan NKRI dengan kemampuan multi talenta.
Dikatakannya, santri perlu membela bangsa dan negara serta mempertahankan NKRI. Mereka perlu mewarisi semangat para pahlawan yang gugur dalam merebut kemerdekaan. Salah satu caranya, yakni dengan giat belajar untuk membangun bangsa di masa mendatang.
"Kegiatan seperti ini sangat positif, saya mengapresiasi. Santri bisa mengetahui ketrampilan kepramukaan, termasuk bagaimana hidup bermasyarakat. Kembangkan potensi diri mau pun lingkungan, sehingga bisa bermanfaat di masa depan," kata dia, saat membacakan sambutan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.