Berita Terkini


10 ONTHELIS JAKARTA BALI SAMBANGI KENDAL

Kamis, 29 Maret 2018 15:23:40

KENDAL - Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) menjadi bukti eksistensi sepeda ontel di Indonesia. Tak hanya di Indonesia, ontel masih eksis di negara lain. Menyambut kongres internasional sepeda tua itu, KOSTI menunjuk 10 ontelis dari beberapa daerah yang ada di Jawa-Bali untuk mengikuti kirab IVCA 2018. Rute turnya Jakarta-Bali.

10 onthelis yang satu diantaranya wanita tersebut menyambangi Kabupaten Kendal dan menggelar beberapa kegiatan diantaranya pertunjukan budaya tari di depan Agrowisata Tirto Arum Kota Kendal, Kamis (29/3). Dan malam nya akan menggelar sarasehan di tempat yang sama.

Indonesia negara pertama di Asia yang menjadi tuan rumah kongres internasional sepeda tua atau International Veteran Cycle Association (IVCA) 2018 di Bali pada 12 April mendatang.

Kirab IVCA itu dimulai sejak Sabtu (24/3/2018) kemarin dengan titik awal di Anyer.

10 ontelis yang mengikuti kirab IVCA Jakarta-Bali mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat dan aparat keamanan TNI-Polri. Para ontelis tersebut, sambung dia, harus menempuh jarak sekitar 1.500 kilometer. "Ada 34 etape dalam waktu 13 hari. Per harinya, rata-rata para ontelis ini menempuh jarak 120 sampai 135 kilometer. Sepuluh ontelis ini mewakili provinsi-provinsi ada di Jawa dan Bali," ucap Puspasari satu –satunya peserta wanita..

Sari menjelaskan selama perjalanan dari Jakarta hingga Kendal pihaknya belum menemui kendala yang berati. Kendati demikian, tetap mengutamakan kesehatan 10 ontelis yang ikut kirab. Sari menyebutkan dari 10 ontelis tersebut yang paling tua berumur 60 tahun, sedangkan yang termuda berumur 23 tahun.

"Di setiap daerah akan disambut ontelis lainnya. Alhamdulillah kesehatan masih normal. Sebelumnya kita sudah melakukan latihan fisik, safari dari Anyer ke Panurukan," tuturnya.

Menurutnya, sebanyak 50 negara akan hadir dalam kongres nanti. Sejauh ini, dia melanjutkan, ada 34 negara yang sudah memastikan diri hadir.

"Kebanyakan dari negara-negara yang ada di Eropa. Rencananya 50 yang hadir, sekarang baru 34 yang sudah pasti. Mungkin mendekati hari H akan bertambah lagi, tidak menutup kemungkinan seperti itu. Kita negara pertama di Asia yang menyelenggarakan ini," kata Sari. ( heDJ )

 

 


Indeks Berita