Berita Terkini


KKN UNNES BERHASIL BEDAH DUA RUMAH WARGA TIDAK MAMPU

Selasa, 13 Desember 2016 15:33:40

Mahasiswa KKN Unnes Semarang, menggelar kegiatan Expo Gelar Karya Hasil KKN di lapangan desa Sidorejo Kecamatan Brangsong. Gelar karya ini berlangsung sehari (13/12) dan menyuguhkan produk-produk unggulan binaan   mahasiswa KKN dari delapan kecamatan yang ketempatan KKN.

Koordinator KKN UNNES angkatan kedua 2016 Kabupaten Kendal Aditya Dimas Yoga mengatakan, berbagai stand Expo Gelar Karya KKN diikuti 8 kecamatan dari 10 kecamatan. Dua kecamatan yang tidak ikut di kegiatan tersebut, masing-masing mengadakan gelar Expo sendiri diwilayahnya. Jumlah keseluruhan mahasiswa yang ber-KKN, menurut Aditya, semuanya berjumlah 777 mahasiswa.

Pada KKN Unnes kali ini, mahasiswa juga berhasil melakukan bedah rumah di dua lokasi. Yaitu rumah milik ibu Jumirah (72 th) warga RT 01 Rw 06 desa Kertomulyo kecamatan Brangsong, dan rumah milik Nahrudin (42 th) warga Rt 06 Rw. 07 desa Getas Kecamatan Singorojo.

Penyerahan rumah yang telah berhasil dibedah oleh para mahasiswa KKN Unnes, dilakukan oleh Rektor Unnes Prof. DR. Faturahman M.Hum disaksikan Drs Herudy Sopekamto, M.Si para Camat dan para Kades yang ketempatan KKN.

Herudy Soekamto yang mewakili Bupati mengatakan, bahwa pemerintah kabupaten Kendal merasa terbantu dengan adanya mahasiswa KKN. Dia selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor juga mempersilahkan UNNES untuk bisa menambah volume ber-KKN mahasiswanya di Kendal. “Silahkan berKKN di Kendal, kalau bisa tidak hanya sekali dalam setahun. Dua kali juga dipersilahkan”, ungkap Herudy .

Demikian juga Rektor Faturahman juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemkab Kendal yang telah menerima mahasiswa untuk ber KKN di Kabupaten Kendal. Dia mengaku, mahasiswa telah diterima dan dibimbing dengan baik selama berKKN. “sampai saat ini, saya belum mendapat laporan adanya permasalahan yang terjadi. Mahasiswa justru merasa dibantu dan dibimbing dengan baik selama berKKN”, ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Faturahman sekaligus memanfaatkannya untuk menarik secara resmi terhadap 777 mahasiswanya, yang telah melakukan KKN selama 45 hari, yang dimulai pada tanggal 31 Oktober lalu. (02)

 


Indeks Berita