Berita Terkini


KABUPATEN KENDAL TARGETKAN 81 RIBU LAPANGAN USAHA UNTUK SENSUS EKONOMI

Jumat, 18 Maret 2016 12:40:09

Kendal- Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kendal, Drs. M.Sugita, MM menyampaikan target untuk sensus ekonomi di Kabupaten Kendal sebanyak 81 ribu usaha dengan melibatkan 983 petugas sensus. Demikian diungkapkannya usai Apel Siaga Sensus Ekonomi yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia hari ini, Jumat (18/3) bertempat di halaman Setda Kendal gedung A.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal telah merekrut 983 petugas sensus yang terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) yang akan bertugas melakukan sensus ekonomi 2016 selama satu bulan di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal, lanjut M Sugita.

Dari 983 petugas tersebut terdiri dari 732 petugas pendata dan 251 petugas pemeriksa. Petugas sensus yang diterima nantinya akan mengikuti pelatihan lebih dahulu oleh BPS sebelum nantinya ditugaskan melakukan sensus. Setelah itu mereka akan melakukan pendataan di masing-masing wilayah yang sudah ditentukan mulai 1 sampai 31 Mei 2016 mendatang, imbuh Sugita.

Lanjut Sugita, dalam sensus ekonomi nantinya tidak semua warga disensus. Sebab untuk sensus ekonomi mencakup semua lapangan usaha, kecuali sektor pertanian. Sehingga tidak semua desa dilakukan sensus. Untuk itu, petugas di masing-masing kecamatan jumlahnya berbeda.

Kecamatan yang banyak pelaku usahanya, cenderung membutuhkan jumlah petugas lebih banyak, seperti Kecamatan Kaliwungu, Weleri dan Kendal. “Perkiraannya kami ada sekitar 83.100 usaha yang disensus,” ujarnya.

lanjut Sugita, cakupan sensus ekonomi ini meliputi semua usaha, seperti usaha galian, industri, perdagangan, dan jasa. Sugita berharap kepada pemangku kepentingan atau pemilik usaha ketika didatangi petugas, akan responsif untuk membantu memberikan informasi atau keterangan yang benar dan jujur.

Hasil dari sensus nantinya akan dimanfaatkan berbagai pihak. Seperti untuk perencanaan pembangunan dan evaluasi pembangunan yang akan digunakan untuk mengambil kebijakan untuk kepentingan masyarakat. “Maka sangat diharapkan informasi yang benar dan jujur,” tambahnya.

Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur yang turut menghadiri Apel Siaga Sensus mengatakan dengan adanya sensus ekonomi ini, angka angkanya nantinya akan lebih valid sehingga harapan kami kedepan akan ada solusi untuk mengurangi angka kemiskinan maupun penganggura di Kabupaten Kendal.

Sementara Sekda Kendal, Bambang Dwiyono selaku pemimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi dalam membacakan sambutan Kepala BPS Pusat mengatakan Sensus Ekonomi 2016 ini sangat penting dan hasil datanya sangat bermanfaat bukan hanya bagi pemerintah atau pelaku usaha, tetapi seluruh lapisan masyarakat.

Sekda KEndal Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2016

Hal ini dikarenakan Sensus Ekonomi 2016 selaras dengan program Nawa Cita pemerintah salah satunya mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor sektor strategis ekonomi domestik dan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa bangsa asia lainnya, pungkasnya. (Los-Hms)


Indeks Berita