Berita Terkini


HIJAUKAN LERENG GUNUNG UNGARAN, 1001 PENDAKI TANAM POHON

Senin, 22 Februari 2016 15:38:52

KENDAL - Sebanyak 1001 pendaki dari berbagai wilayah melakukan gerakan penghijaun dengan tiap satu pendaki menanam satu pohon, Minggu ( 21 / 2 ) di lereng Gunung Ungaran wilayah kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Jalur yang diambil melalui jalur pendakian Mawar dan Medini.

Menurut Ketua Panitia kegiatan Wahyu Adi S, kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan salah satu upaya nyataserta memberikan sedikit sumbangsih dalam pembangunan nasional khusunya di bidang pelestarian lingkungan. Di samping itu juga untuk meningkatkan kemampuan mental, disiplin serta kebersamaan dalam batas kemanusiaan yang merupakan jati diri para pecinta alam untuk membangun dan mencapai cita dan tujuan hidup manusia.

Khususnya untuk kawasan lereng Gunung Ungaran yang merupakan daerah tangkapan air dan penopang kebutuhan air mineral utama untuk Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang, diperlukan upaya konservasi dan pelestarian lingkungan di Kawasan Gunung Ungaran untuk menjaga cadangan air sebagai kebutuhan hidup masyarakat.

Dijelaskannya, area yang menjadi target penanaman yakni di sepanjang jalur pendakian menuju puncak, area - area yang masih kosong, area bekas kebakaran dan petak 8 Gunung Ungaran. Untuk jenis pohon yang ditanam merupakan pohon endemik gunung di antaranya puspa, beringin, pinus, cemoro gunung dan akasia.

Para peserta tanam 1001 pohon berasal dari berbagai organisasi sosial yakni Semarang Peduli, Ungaran Peduli, IOF Pengda Jateng, KPG, BAKOPPAK, SAKPALA dan RESOPALA berlatar belakang berbagi profesi dan golongan yang memiliki satu visi sama yaitu berguna dimanapun berpijak untuk sesam dan alam. Bentuk realisasi yang telah dilakukan antara lain tanggap bencana, bedah rumah, pengembangan masyarakat mandiri, penghijauan desa, bersih - bersih gunung dan laut dan peduli pendidikan.

Kegiatan sosial berupa penanaman pohon tersebut menurut Wahyu, bertujuan mewujudkan komunitas relawan yang tanggap terhadap bencana, mewujudkan kerjasama yang dinamis dengan pemerintah, sektor privat dan perorangan dan memanfaatkan segala bentuk sumberdaya untuk kebutuhan sosial dan menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam kehidupan kemasyarakatan. ( 03 / heDJ )

 


Indeks Berita