Berita Terkini


BUPATI KENDAL : TIAP DESA WAJIB PUNYA LOKASI PENGELOLAAN SAMPAH

Kamis, 17 Oktober 2019 14:16:28

KENDAL ( Weleri ) : Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dalam pengarahannya pada para Ketua RT dan RW se - Kecamatan Weleri, Kamis (17/10/2019) di Aula Kecamatan Weleri saat kegiatan Pembinaan Karakter Kebangsaan meminta setiap desa harus memiliki lokasi khusus untuk mengelola sampah sehingga lingkungan menjadi bersih dan sehat dimulai dari lingkungan administrasi terkecil.

"Sampah yang dikelola panjenengan semua merupakan contoh perilaku untuk menumbuhkan karakter kebangsaan yang disiplin, tertib dan teratur. Karena karakter bangsa ditentukan dari mind set atau pola pikir dan perilaku yang dimiliki dan dilakukan individu maupun masyarakatnya," tandas Bupati Mirna. 

Bupati Mirna menjelaskan, menurut regulasi yang ada, desa diperbolehkan membangun infrastruktur. Oleh karena itu, untuk menampung sampah-sampah di desa-desa, desa dapat melakukan pengelolaan sampah dengan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat. Dengan melibatkan warga, sampah dapat dipilah dan diolah. Sampah non organik untuk bahan ketrampilan sedangkan sampah hijau atau sampah rumah tangga bisa diolah menjadi pupuk atau pakan ternak yang dibutuhkan masyarakat. TPA yang ada, dapat dimaksimalkan untuk menampung  sampah-sampah khusus dari wilayah perkotaan dan lingkungan industry.

Sampah yang berasal dari masyarakat dan hanya dibuang ke tempat pembuangan tanpa dibarengi dengan pengelolaan yang baik mengakibatkan lingkungan tidak terawat dan cenderung kotor dan tidak sehat. Setiap hari masyarakat Kabupaten Kendal menghasilkan sampah sebanyak 1500 Kubik per hari sehingga membutuhkan tempat pembuangan sampah yang cukup luas selain TPA di Desa Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Dalam pembinaan ketua RTdan RW Se - Kecamatan Weleri tersebut, Bupati Kendal yang didampingi Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita dan Komandan Kodim 0715, menekankan pentingnya keberadaan RT dan RW dalam memberikan kontribusi yang besar untuk kemajuan Kecamatan Weleri sebagai salah satu pusat ekonomi dan bisnis di Kabupaten Kendal. Oleh karena itu melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan pelaksanaan pengalokasian DD dan ADD bisa berjalan dengan lancar. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Mirna menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Kecamatan Weleri sudah merupakan kecamatan yang memiliki kekompakan yang baik dalam unsur pemerintahan. Menurutnya, Dana Desa (DD) ADD ( Pemkab Kendal ) yang dianggarkan untuk Weleri semakin tahun semakin meningkat, oleh karena itu Bupati mengharapkan para Kepala Desa lebih berhati-hati dalam menggunakan Dana Desa. “Saya harap, masyarakat Weleri ikut mengawasi dan memantau penggunan DD dan ADD, supaya program-program pembangunan di Weleri tepat sasaran. Mudah-mudahan, suasana kondusif di Kecamatan Weleri tetap dijaga,” kata Bupati Mirna.

Dikatakan Bupati, untuk menunjang peran RT dan RW diharapkan Pemerintah Daerah harus dapat memfasilitasi kegiatan pembinaan perangkan RT dan RW agar administrasi yang dibuat dapat sesuai dengam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Peran utama RT dan RW  adalah sebagai mitra desa dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” jelasnya.

Masalah yang muncul berkaitan dengan pelayanan pemerintahan adalah belum tersedianya data dan informasi yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang diadministrasikan dengan baik oleh perangkat RT dan RW . Disampaikan, masalah tersebut muncul salah satunya ditandai dengan interaksi sosial yang semakin dinamis, perkembangan jumlah populasi yang semakin bertambah dan berkembangnya jumlah pemukiman baru, sehingga dapat menimbulkan masalah berupa tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan di tingkat RT maupun RW. ( Kominfo / heDJ )


Indeks Berita