Semanis Kita Bersatu Jadikan Kendal Beribadat, Permata Pantura

BERITA TERBARU

Selasa, 13 Februari 2018 11:22:18

CEGAH DAN BERANTAS KORUPSI, TRANSAKSI NON TUNAI DITERAPKAN PEMKAB KENDAL


KENDAL - Transasksi Non Tunai ( TNT ) yang diterapkan Pemkab Kendal tertuang dalam Peraturan Bupati Kendal No 57 Tahun 2017. Kebijakan tersebut sejalan dengan Pemerintah Pusat untuk menghindari praktek korupsi di Pemkab Kendal.

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah Dra. Tri Marti Andayani, MM, TNT bertujuan utama untuk merubah budaya kerja yang terhindar dari praktek korupsi. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Jumpa Pers yang dihelat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal, Selasa (13/2) di Ruang UP4. Kegiatan melibatkan wartawan PWI Kendal dan Kepala Bakeuda dan Kabag Administrasi Pembangunan Sugeng Prayitno, MM dan Kepala Dinas Kominfo Drs. Muryono, SH, M.Pd.

TNT tersebut, lanjut Marti, inti dari penerapan Transaksi Non Tunai di lingkungan Pemkab Kendal yakni transaksi penerimaan dan pengeluaran daerah dalam APBD wajib dilakukan dengan TNT; tidak ada transaksi tunai dalam penerimaan APBD; beberapa transaksi dilakukan secara tunai diantaranya pemberian bantuan uang transport dan uang saku, pengeluaran untuk belanja makanan dan minuman serta pengeluaran APBD untuk belanja barang jasa kuarang dari Rp. 1 juta setiap pengajuan dan Jika belum tersedia infrastruktur yang memadai untuk TNT, kepala OPD dapat mengajukan dispensasi untuk penundaan pelaksanaan TNT.

"Diharapkan TNT bisa mendukung perubahan budaya kerja supaya bisa tertib dan terencana. Berbagai tindak kejahatan berkaitan dengan transasksi penggunaan anggaran bisa dicegah. Selain itu penyalahgunaan APBD bisa diminimalkan dan semua transaksi terlacak. Pada akhirnya dengan TNT, profesionalisme dan kewibawaan Pemkab Kendal bertambah sehingga masyarakat lebih percaya atas transaksi yang menjadi hak dan kewajibannya," tutur Marti.

Dijelaskannya, secara teknis pemberlakuan Transaks Non Tunai untuk pengeluaran APBD di Kabupaten Kendal difasilitasi dengan penggunaan Cash Management System ( CMS ) dari Bank Jateng. Sedangkan untuk penerimaan APBD masih perlu dilakukan identifikasi model, persiapan sarana / prasarana, kerjasama dengan lembaga euangan dan pengembangan sistem oleh OPD pengelola pendapatan daerah.

Sementara OPD yang sudah melaksanakan TNTpenerimaan yakni Bakeuda, Akbid dan RSUD dan yang sedang mengembangkan TNT penerimaan adalah Dinas Perdagangan.

Dalam pelaksanaanya di lapangan masih terjadi kendala diantaranya untuk tingkatan ekonomi tertentu belumdimilikimya rekening dan ATM dan masih lebih percaya dengan transaksi cash atau tunai serta belum siapnya lembaga keuangan soal infrastruktur dan fasilitasinya pada Pemerintah Daerah. ( Kominfo / heDJ )

 

 

 

BERITA LAINNYA

 
Jumat, 25 Mei 2018 08:16:57
DIALOG SAHUR BERSAMA, BUPATI AJAK WARGA SENGKUYUNG BANGUN KENDAL

KENDAL - Untuk menjalin tali silaturahmi dengan warga masyarakat dan mendengar langsung apa yang dirasakan serta usulan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Kendal, Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, MSi memanfaatkan kegiatan...

Selengkapnya
 
Kamis, 24 Mei 2018 15:56:43
BUPATI KENDAL BUKA PESANTREN INTERNET MARKETING

KENDAL - Dalam rangka mengisi puasa bulan Ramadan 1439 H dengan kegiatan yang bermanfaat bagi para anak muda yang berkeinginan untuk berwirausaha, komunitas "Oemah sedekah" menggelar kegiatan kursus Pesantren Internet...

Selengkapnya
 
Kamis, 24 Mei 2018 14:13:15
KANTOR STAF PRESIDEN RI SERAHKAN KARTU KELUARGA SEJAHTERA DI KENDAL

KENDAL - Kantor Staf Persiden Republik Indonesia melalui Tenaga Ahli Utama Deputi III menyerahkan secara simbolis Kartu Keluarga Sejahtera Program Bantuan Pangan Non Tunai pada keluarga penerima manfaat , Kamis (24/5/2018) di...

Selengkapnya
 
Rabu, 23 Mei 2018 15:16:51
BUPATI DORONG WARGA KRISTEN BERIKAN SUMBANGSIH PADA KABUPATEN KENDAL

KENDAL - Pada perayaan Paskah - Pentakosta yang digelar Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional ( Bamag Nasional ) Kabupaten Kendal, Rabu (23/5/2018) di Ruang Garuda Agrowisata Tirtoarum Baru, Bupati Kendal dr. Mirna Anissa,...

Selengkapnya
INDEKS BERITA