Kesehatan
Kesejahteraan Sosial PDF Cetak

a. Kemiskinan.

Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4

Dalam beberapa literatur yang membahas tentang kriteria penduduk miskin, dikatakan bahwa kemiskinan didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, lakilaki dan perempuan, tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Hak-hak dasar terdiri dari hak-hak yang dipahami masyarakat miskin sebagai hak mereka untuk dapat menikmati kehidupan yang bermartabat dan hak yang diakui dalam peraturan perundang-undangan. Hak-hak dasar yang diakui secara umum antara lain meliputi terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial-ekonomi dan politik, baik bagi perempuan maupun laki-laki.

 
Kesehatan2009 PDF Cetak

Di bidang Kesehatan Pemerintah Kabupaten Kendal Senantiasa berupaya meningkatkan baik dari segi Sarana Prasarananya maupun dari sisi pelayanannya kepada masyarakat luas. Pelayanan kesehatan di Kabupaten Kendal sebagian besar dilayani melalui Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan. Rasio jumlah penduduk dengan jumlah Puskesmas menunjukkan grafik yang meningkat sehingga diharapkan jangkauan pelayanan akan semakin baik pula.


 

a. Fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Kendal tahun 2009

No.

Fasilitass Kesehatan

Unit

1.

Rumah Sakit Pemerintah bertipe B

1

2.

Rumah Sakit bertipe C

2

3.

Rumah Sakit Khusus

1

4.

Puskesmas Induk

30

5.

Puskesmas Pembantu

51

6. Mobil Puskesmas Keliling
28

7.

Polindes

148

8.

Posyandu

1.383

9.

Apotik

47

10.

Toko Obat,

6

11.

Gudang Farmasi

1

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal 2009

Pelayanan Kesehatan dan Prasarana Kesehatan Selama kurun waktu 2005 - 2010, sebagai berikut :

1) Peningkatan UPTD Puskesmas

Terjadi penambahan (peningkatan status puskesmas pembantu menjadi puskesmas induk) 2 buah puskesmas di tahun 2009 yaitu UPTD Puskesmas Kangkung 02 di Desa Sendangkulon dan UPTD Puskesmas Gemuh 02 di Desa Gebang.

2) Penambahan Sarana Pelayanan Puskesmas

Penambahan local gedung dalam rangka peningkatan operasional puskesmas sehingga tersedia tempat yang representatif dalam menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat (tambah ruang rawat inap, aula, ruang pelayanan kesehatan maupun instalasi radiologi dan gizi). Selain itu ada penambahan alat untuk pendukung diagnosa (USG, haemodialiser, tes urin nikotin)

3) Berdasarkan penilaian kinerja UPP Propinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang dilaksanakan 24 Maret 2010, RSUD Dr. Soewondo Kendal telah terpilih sebagai nominator OPP Tahun 2010 dalam rangka penghargaan Citra Pelayanan Prima (CPP) tahun 2010.

4) Dibidang pembangunan pelayanan kesehatan, masalah SDM serta penyediaan sarana prasarana termasuk penyediaan obat-obatannya, merupakan prioritas yang diutamakan, baru kemudian memberikan kesadaran dan pemahaman masyarakat untuk mengakses kesehatan itu sendiri.

 

b. Jumlah tenaga kesehatan (paramedis) di Kabupaten Kendal pada tahun 2009

No.

Tenaga Kesehatan

2003

2004

2005

2006

2007

2008

2009

1.

Dokter Umum

33

61

87

90

92

92

94

2.

Dokter Spesialis

15

20

21

20

21

22

29

3.

Dokter Gigi

18

20

22

20

20

20

22

4.

Perawat

248

291

368

380

335

382

392

5.

Bidan

191

400

306

341

324

324

326

6.

Kesehatan Masyarakat

16

18

33

41

19

19

27

7.

Apoteker

3

4

5

6

6

6

8

8.

Ahli Gizi

30

25

35

27

35

35

35

9.

Analis Laboratorium

30

32

50

44

42

42

50

10.

Ahli Rontgen

5

5

14

6

15

15

14

11.

Ahli Penyehatan Lingkungan

31

31

31

31

31

38

39

12.

Dukun Anak

6

10

13

13

13

13

418

13.

Bidan Desa

550

550

500

500

500

500

286

 

JUMLAH

1.176

1.467

1.485

1.519

1.453

1.453

1.740

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal 2009

 

c. Angka kematian bayi dan Ibu

Kondisi kesehatan masyarakat kabupaten Kendal pada tahun 2009 secara  umum baik.  Prosentase Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) sebagaimana yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal cenderung menurun.

 

Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2008 mencapai 72 % turun menjadi 39 % pada tahun 2009.  Sedangkan Angka Kematian Ibu (AKI), dari 23 % pertahun di tahun 2008 menurun  menjadi 8 % pertahun di tahun 2009 ini. Hal ini perlu mendapat perhatian yang serius semua pihak yang terkait masalah kesehatan, utamanya kesehatan Ibu dan Anak.

 

d.  Keberhasilan yang dicapai dalam Pencegahan dan  Pemberantasan Penyakit

selama kurun  waktu 2005 - 2010 :

 

(a) Universal Child Imunization (UCI)

Dalam rangka mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) terjadi peningkatan cakupan desa yang telah mendapat Lima Imunisasi dasar Lengkap (LIL) sebagai berikut:

1) Tahun 2005 cakupan desa dengan UCI sebesar 46,0%

2) Tahun 2006 cakupan desa dengan UCI sebesar 61,0%

3) Tahun 2007 cakupan desa dengan UCI sebesar 65,9%

4) Tahun 2008 cakupan desa dengan UCI sebesar 80,0%

5) Tahun 2009 cakupan desa dengan UCI sebesar 98,6%

(b) Demam Berdarah (DB)

Terjadi penurunan kasus dan kematian DB berkaitan dengan telah dilaksanakannya upaya promosi kesehatan dan foging fokus dan kasus dengan data sebagai berikut:

1) Tahun 2005 terjadi kasus 343 yang meninggal 19

2) Tahun 2006 terjadi kasus 141 yang meninggal 8

3) Tahun 2007 terjadi kasus 919 yang meninggal 18

4) Tahun 2008 terjadi kasus 550 yang meninggal 4

5) Tahun 2009 terjadi kasus 530 yang meninggal 3

6) Tahun 2010 terjadi kasus 310 yang meninggal 2

(c) HIV/AIDS

Dengan adanya manajer kasus yang mengelola kasus HIV/AIDS terjadi kenaikan penemuan kasus, penemuan ini merupakan jembatan untuk menekan terjadinya kasus HIV/AIDS dengan data sebagai berikut:

1) Tahun 2007 komulatif kasus 25

2) Tahun 2008 komulatif kasus 82

3) Tahun 2009 komulatif kasus 126

4) Tahun 2010 komulatif kasus 142

(d) TBC

Penemuan kasus oleh masyarakat masih kecil dan terjadi penurunan karena berkaitan dengan kepedulian masyarakat akan kasus TBC yang kurang, angka penemuan kasusnya sebagai berikut:

1) Tahun 2007 cakupan penemuan kasus oleh masyarakat sebesar 42,3%

2) Tahun 2008 cakupan penemuan kasus oleh masyarakat sebesar 31,0%

3) Tahun 2009 cakupan penemuan kasus oleh masyarakat sebesar 30,0%

(e) Malaria

Kabupaten Kendal bukan merupakan daerah endemis malaria. Dari data kasus malaria yang tercatat semua merupakan kasus malaria import (kasus malaria terjadi diluar Kendal) dengan data sebagai berikut:

1) Tahun 2007 terjadi kasus 42

2) Tahun 2008 terjadi kasus 53

3) Tahun 2009 terjadi kasus 38

4) Tahun 2010 terjadi kasus 9

(f) Pelayanan Kesehatan

1) Angka Kematian Ibu (AKI)

Jumlah kematian ibu di tahun 2008 sebanyak 23 orang di tahun 2009 terjadi penurunan menjadi 21 orang

2) Angka Kematian Bayi (AKB)

Terjadi kematian bayi di tahun 2008 sebanyak 205 bayi di tahun 2009 terjadi penurunan kematian sebanyak 99 bayi sehingga menjadi 106 bayi.

3) Gizi Buruk Balita

Terjadi penurunan gizi buruk pada balita di tahun 2008 sebanyak 35 anak menjadi 15 anak di tahun 2009

4) Gizi Buruk Tahun 2010 ada 17 Balita

e. Pemulihan Kesehatan selama kurun  waktu 2005 - 2010 :

1)   Pembentukan Tim Gerak Cepat (TGC)

Telah terjun langsung memberi pertolongan pada kejadian banjir di Desa Bangunsari Kec Patebon dan kasus keracunan makanan di Desa Sumbersari Kecamatan Ngampel.

2) Pemetaan Daerah Rawan Bencana

Mengantisipasi daerah potensi rawan di Kabupaten Kendal dan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) serta penentuan titik kordinat tempat pelayanan kesehatan.

f. Lingkungan Kesehatan selama kurun  waktu 2005 - 2010 :

1) Pembentukan Kabupaten Sehat

Kabupaten Kendal telah berhasil mendapat penghargaan sebagai Kabupaten sehat tingkat nasional berupa Penghargaan Wiwerda. Untuk tahun 2010 Kabupaten Kendal mempersiapkan Desa Kedungboto Kecamatan Limbangan untuk mencapai penghargaan lebih tinggi berupa Padapa.

2) Akses Air Bersih

Masyarakat yang menggunakan air bersih telah menjadi peningkatan sebesar 4,47% dari 70% ditahun 2008 menjadi 74,47% ditahun 2009. Telah dibentuk organisasi pemakai air bersih dan operasional pemakai air bersih dengan pelaksana kader setempat di daerah yang telah dibangun Pamsimas di empat (4) tempat.

3) Depot Air Minum

Inspeksi/pemeriksaan secara berkala dalam rangka memantau standar air baku depot di 84 tempat.

4) Rumah Sakit

Rumah sehat di kabupaten Kendal mrngalami peningkatan sebesar 2,07% dari 54% ditahun 2008 menjadi 56,07% ditahun 2009. Tempat-tempat Umum sehat telah mencapai 73,60% ditahun 2009.

5) Sarana sanitasi peribadatan

Pemberian stimulan untuk sarana sanitasi peribadatan sebanyak 28 paket sedangkan MCk pondok pesantren sebanyak 530 paket. Jamban keluarga sebanyak 66 paket dan mendapat bantuan sosial APBD provinsi sebanyak 614 unit.