|
Perikanan dan Kelautan |
|
|
|
Topografi Kabupaten Kendal yang berupa lautan, dataran rendah dan dataran tinggi serta sumber air yang besar memiliki sumberdaya perikanan yang cukup potensial untuk dikembangkan, diantaranya perikanan tangkap berupa Penangkapan ikan di laut dan perariran Umum, serta Perikanan Budidaya berupa perikanan tambak dan perikanan air tawar. Hal ini akan memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi pembangunan di Kabupaten Kendal. Secara umum kondisi perikanan di Kabupaten Kendal dapat digambarkan seperti di bawah ini .
1. PERIKANAN TANGKAP
Wilayah perikanan tangkap Kabupaten Kendal meliputi wilayah perairan Pantai Utara Jawa membentang sepanjang ± 42,4 km yang mencakup 7 Wilayah Kecamatan yakni : Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Brangsong, Kecamatan Kendal, Kecamatan Patebon, Kecamatan Cepiring, Kecamatan Kangkung dan Kecamatan Rowosari
|
|
Komoditas Unggulan Udang |
|
|
|
Budidaya Udang
Jenis udang yang di budidayakan terdiri dari Udang Windu dan Vannamei  sedang-kan produksi lainnya yaitu udang putih dan udang api-api didapatkan sebagai produksi sampingan yang secara alami hidup di tambak. 1. Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei)Produksi udang vaname tahun 2009 364,74 ton naik 259,55 % dari tahun 2008 yaitu sebesar 101, 44 ton. Udang Vannamei mempunyai karakter spesifik dibanding jenis udang lainnya yaitu mempunyai kemampuan adaptasi relatif lebih tinggi terhadap perubahan lingkungan, diantaranya :
|
|
Komoditas Unggulan Ikan Air Tawar |
|
|
Usaha Pembenihan Ikan Air tawar
 Adanya peningkatan kebutuhan konsumsi ikan di masyarakat menjadikan banyaknya pembudidaya melakukan usaha pembesaran ikan, hal ini menyebabkan semakin meningkat pula kebutuhan benih ikan untuk dibesarkan hingga mencapai ukuran konsumsi, maka salah satu jalan pemenuhannya adalah melalui pengembangan usaha pembenihan ikan. Upaya pengembangan pro-duksi benih ikan di Kabupaten Kendal dilaksanakan melalui Balai Benih Ikan (BBI) serta melalui Unit Pembenihan Rakyat (UPR).
|
|
|
|
|