|
Sentra Industri di Kabupaten Kendal |
|
|
|
Sejalan dengan adanya tuntuan pasar dalam era globalisasi, dimana persaingan usaha cenderung semakin kompetitif, maka diperlukan kebijakan operasional untuk mendorong industri kecil menjadi kekuatan riil yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
|
|
|
Sentra Industri Emping Mlijo |
|
|
|
Produk industri rumah tangga ini sangat dicari saat menjelang hari Raya Idulfitri, sebagai salah satu sajian meja pada saat silaturahmi keluarga. Sentra indistri emping mlinjo berada di Kecamatan Plantungan; Pageruyung dan Patebon.
|
|
Sentra Industri Kecil Gerabah |
|
|
|
Industri gerabah tetap bertahan meskipun menghadapi persaingan dengan peralatan memasak modern masa kini. Para pengrajin terus berinovasi dengan mengadakan diversifikasi produk seperti pot bunga; hiasan dari keramik dan hiasan taman dll.
|
|
Sentra Industri Kecil Genteng |
|
|
 Sentra industri kecil genteng letaknya tersebar di Kabupaten Kendal, desa yang potensial penghasil genteng press / non press adalah Desa TamanGede Kecamatan Gemuh, Desa Meteseh Kecamatan Boja, Desa Kaliputih - Singorojo dan Tegorejo - Pegandon.
|
|
Sentra Industri Kecil Bordir |
|
|
|
Bordir di Kabupaten Kendal yang potensial dan berkembang adalah daerah Kecamatan Kaliwungu. Produk industri kecil bordir di daerah ini sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. Kecamatan Kaliwungu sendiri tidak terlepas dari sebutan “Kota Santri”
|
|
Sentra Industri Kecil Terasi |
|
|
|
Sebagai wilayah pantai dan pertambakan yang banyak menghasilkan nener, masyarakat Kabupaten Kendal pun berkreatifitas untuk meningkatkan nilai tambah dengan mengolah nener menjadi makanan bumbu penyedap khas Indonesia yaitu terasi.
|
|
Sentra Industri Kerupuk Rambak |
|
|
|
Kerupuk yang terbuat dari kulit kerbau ini merupakan produk khas kendal. Rasanya gurih dan renyah.
|
|
Sentra Industri Tas dan Koper |
|
|
|
Sentra Industri tas dan Koper di desa Truko Kecamatan Kangkung merupakan salah satu sentra yang sangat potensial untuk dikembangkan dengan jumlah unit usaha 25,
|
|
Sentra Industri Pigura |
|
|
|
 Sentra Industri Pigura di Desa Tanjungsari Kecamatan Rowosari merupakan sentra yang baru tumbuh dan cukup potensial untuk dikembangkan dengan jumlah 4 unit usaha, pengrajin di sentra ini berusaha diawali dari pengalaman mereka sebagai penjual pigura dan kemudian berusaha untuk memproduksi dan menjual sendiri. |
|
|
Sentra Industri Kecil Konveksi |
|
|
|
Sentra industri kecil pembuatan pakaian jadi di antaranya adalah di Desa Kutoharjo, Krajan Kulon, dan Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu serta di Desa Cepiring dan Pandes Kecamatan Cepiring.
|
|
Sentra Industri Kecil Bata Merah |
|
|
|
Guna memenuhi kebutuhan bahan bangunan daerah lokal dan daerah sekitarnya, masyarakat Kabupaten Kendal memanfaatkan potensi tanah dari lokasi yang kurang subur (tanah tadah hujan, berem sungai, tanah kebun, tanah urugan) untuk pembuatan bata merah.
|
|
Sentra Industri Kecil Gula Aren |
|
|
|
Salah satu industri yang berkembang di Kecamatan Limbangan adalah industri pembuatan gula aren. Pembuatan gula aren ini dikelola oleh hampir setiap warga di tiap-tiap desa di Kecamatan Limbangan. Tanaman aren yang ber kembang ini tidak lepas dari daya dukung sumber daya alam, tanaman aren sebagai bahan baku pembuatan gula aren tumbuh tersebar di daerah / wilayah Kecamatan Limbangan.
|
|
Industri Kecil Terinasi |
|
|
|
Teri nasi merupakan sejenis ikan kecil - kecil berwarna putih bersih hasil tangkapan dari laut.
|
|
Sentra Industri Kecil Kerupuk |
|
|
|
Krupuk khas kendal adalah krupuk useg atau krupuk tayamum. Istilah ini dikenal karena cara menggorengnya bukan dengan minyak goreng tapi dengan pasir halus (wedhi ) dengan diuseg-useg. Karena tidak basah/kering dan dengan pasir layaknya orang berwudlu tayamum maka dikenal pula kerupuk tayamum.
|
|
Sentra Industri Sale Pisang |
|
|
|

Sebagai salah satu daerah penghasil pisang, kreatifitas warga untuk mengolah bahan makanan dari pisang terus dikembangkan. Maka melalui home industri tumbuh sentra industri sale pisang.
|
|
Sentra Industri Pande Besi |
|
|
|

Kendal sebagai Kabupaten yang dikenal sebagai daerah agraris, masih banyak membutuhkan peralatan pertanian tradisional, seperti cangkul; sabit; pisau; parang dsb. Sehingga tumbuh sentra-sentra pande besi.
|
|
Sentra Industri Keranjang Tembakau |
|
|
|

Sejalan dengan Kendal sebagai sentra penghasil tembakau di Jawa Tengah, maka tumbuh pula industri rumah tangga Pembuatan keranjang tembakau.
|
|
|
|
|
|